Coffee Morning Kejari Binjai Perkuat Sinergi dengan Media, Tekankan Peran Strategis Tangkal Hoaks

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 15:46 WIB

Kasi Intelijen Kejari Binjai, Ronald Reagan Siagian (pegang mic) saat memberi kata sambutan dalam coffee morning dengan insan pers. (Intelijen Kejari Binjai/Sumut Pos)
Kasi Intelijen Kejari Binjai, Ronald Reagan Siagian (pegang mic) saat memberi kata sambutan dalam coffee morning dengan insan pers. (Intelijen Kejari Binjai/Sumut Pos)

 

BINJAI, Sumutpos.jawapos.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai memperkuat kemitraan dengan insan pers melalui kegiatan coffee morning yang digelar bersama puluhan jurnalis, Kamis (6/8). Pertemuan tersebut menjadi ruang membangun komunikasi sekaligus menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung penegakan hukum yang transparan dan berimbang.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab itu dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Binjai Iwan Setiawan beserta jajaran pejabat utama.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Binjai, Ronald Reagan Siagian, mengatakan media memiliki posisi strategis sebagai mitra kejaksaan dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat sekaligus menangkal penyebaran informasi palsu yang berpotensi mengganggu proses penegakan hukum.

Baca Juga: Deretan Zodiak yang Disebut Punya Jiwa Pemimpin Alami, Aries Tempati Posisi Teratas

"Keberadaan media memiliki peran penting dalam mendukung penegakan hukum melalui penyampaian informasi yang berimbang kepada masyarakat serta meredam isu hoaks yang dapat menjadi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan bagi kejaksaan dalam melakukan penegakan hukum," ujar Ronald.

Ia menegaskan, kegiatan coffee morning tidak memiliki agenda khusus ataupun pembahasan perkara tertentu. Menurutnya, forum tersebut murni menjadi wadah mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang lebih baik antara Kejari Binjai dengan insan pers.

"Coffee morning ini menjadi sarana membangun komunikasi yang baik dengan media agar sinergi yang telah terjalin selama ini semakin kuat," katanya.

Dalam kesempatan itu, Kejari Binjai juga menyoroti persoalan penyalahgunaan narkotika yang masih menjadi perhatian serius di Sumatera Utara. Ronald menyebut, berdasarkan paparan dalam rapat bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, angka penyalahgunaan narkoba di provinsi tersebut masih tergolong tinggi.

Baca Juga: Keluarga Bantah WLG Mati Bunuh Diri, Robi Barus : Polisi Harus Usut Tuntas Seluruh Indikasi Kejangga

Ia menjelaskan, data pemusnahan barang bukti menunjukkan wilayah hukum Polres Binjai turut menjadi fokus dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika.

"Berdasarkan paparan BNNP Sumut, tingkat penyalahgunaan narkoba di Sumatera Utara diperkirakan mencapai sekitar 10 persen dari total jumlah penduduk. Ini menjadi perhatian bersama dalam upaya pencegahan dan penindakan," jelasnya.

Selain berdiskusi dengan insan pers, Kejari Binjai turut memperkenalkan seluruh pejabat utama di setiap bidang, mulai dari Seksi Intelijen, Seksi Tindak Pidana Umum, Seksi Tindak Pidana Khusus, hingga Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan.

Pada forum tersebut, Kejari Binjai juga mengumumkan rencana pelaksanaan lelang serentak barang rampasan negara yang akan digelar pada 10–14 Agustus 2026. Salah satu barang yang akan dilelang adalah lima unit sepeda motor hasil putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.(ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
sinergi Kejari Binjai Coffee Morning media