Bupati Asri Ludin Absen di Pidato Kenegaraan Presiden, DPRD Deliserdang Soroti Prioritas Jambore

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 21:48 WIB
Wabup Lom Lom Suwondo didampingi Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri, bersama 3 Wakil Ketua DPRD Agustiawan Saragih, Kuzu Serasi Tarigan dan H. Hamdani Syaputra saat diwawancarai. (Batara/Sumut Pos)
Wabup Lom Lom Suwondo didampingi Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri, bersama 3 Wakil Ketua DPRD Agustiawan Saragih, Kuzu Serasi Tarigan dan H. Hamdani Syaputra saat diwawancarai. (Batara/Sumut Pos)

 

LUBUKPAKAM, Sumutpos.jawapos.com– Ketidakhadiran Bupati Deliserdang dr. Asri Ludin Tambunan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Deliserdang untuk mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat (14/8/2026), menuai sorotan tajam dari jajaran pimpinan DPRD.

Empat pimpinan DPRD Deliserdang kompak menyayangkan absennya kepala daerah dalam agenda kenegaraan yang digelar menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut.

Rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Deliserdang itu hanya dihadiri Wakil Bupati Deliserdang Lom Lom Suwondo, S.S., bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Deliserdang.

Sidang dipimpin Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri, SH, didampingi tiga Wakil Ketua DPRD, yakni Agustiawan Saragih, SH, Kuzu Serasi Tarigan, SE, dan H. Hamdani Syaputra, S.Sos., MH.

Bagi pimpinan DPRD, kehadiran kepala daerah dalam agenda tersebut bukan sekadar persoalan seremonial. Rapat Paripurna Istimewa mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden merupakan momentum penting yang mencerminkan hubungan dan sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri menegaskan, Bupati semestinya hadir langsung dalam agenda tersebut.

Baca Juga: Laras Andriyani Bawa Limbah Daun Nanas Bogor ke Panggung Australia

“Ini agenda kenegaraan. Seharusnya Bupati hadir. Kehadiran Wabup kami apresiasi, tetapi secara protokoler kepala daerah tetap Bupati,” tegas Zakky seusai sidang.

Sorotan lebih keras disampaikan Wakil Ketua DPRD Deliserdang Hamdani Syaputra. Ia menilai ketidakhadiran Bupati tanpa alasan yang jelas dapat dipersepsikan sebagai bentuk pengabaian terhadap momentum kenegaraan.

“Pidato Kenegaraan Presiden di HUT RI itu bukan acara seremonial biasa. Ini agenda konstitusional yang wajib diikuti kepala daerah. Absen tanpa alasan jelas sama saja mencederai etika pemerintahan,” kata Hamdani.

Hamdani juga menyinggung informasi yang sebelumnya beredar bahwa Bupati menghadiri kegiatan jambore.

Ia mempertanyakan pilihan prioritas tersebut apabila benar kegiatan jambore menjadi alasan Bupati tidak menghadiri rapat paripurna.

“Hanya gara-gara menghadiri kegiatan jambore tidak hadiri paripurna penting. Kepala daerah macam apa itu,” sindir Hamdani.

Baca Juga: Sinergi BPKH dan Bank Muamalat Perluas Akses Layanan Haji Berbasis Digital

Menurutnya, agenda kenegaraan yang hanya berlangsung sekali dalam setahun semestinya ditempatkan sebagai prioritas, terlebih momentum tersebut berkaitan langsung dengan peringatan kemerdekaan dan simbol kebangsaan.

Senada dengan Hamdani, Wakil Ketua DPRD Kuzu Serasi Tarigan menilai ketidakhadiran Bupati tidak sekadar persoalan hadir atau tidak hadir. Menurutnya, kehadiran kepala daerah menunjukkan penghormatan terhadap lembaga negara, momentum kebangsaan, sekaligus masyarakat yang dipimpinnya.

“Kami di DPRD sudah menyiapkan forum resmi kenegaraan. Masa kepala daerahnya tidak hadir. Ini bukan soal Wabup bisa mewakili atau tidak. Ini soal sikap dan penghormatan. Rakyat butuh melihat pemimpinnya hadir pada momentum kebangsaan seperti ini,” ujar Kuzu.

Ia menegaskan, apabila memang terdapat agenda lain seperti jambore, kegiatan tersebut seharusnya dapat disesuaikan dengan agenda kenegaraan yang sifatnya sangat penting.

“Kalau alasannya jambore atau kegiatan lain, itu bisa dijadwalkan ulang. Tetapi Pidato Kenegaraan Presiden setahun sekali. Ini menunjukkan prioritas beliau ke mana,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Agustiawan Saragih memilih menyampaikan kritik dengan nada lebih moderat. Ia tetap menyayangkan ketidakhadiran Bupati dan berharap ke depan kepala daerah dapat hadir dalam momentum serupa.

“Kami menyayangkan ketidakhadiran Bupati, mungkin karena ada kegiatan lain. Tetapi harapan saya seharusnya bisa hadir dan bisa bersama-sama dalam acara Paripurna Istimewa. Ini momentum penting untuk menunjukkan kebersamaan Forkopimda,” ujar Agustiawan.

Baca Juga: Lansia Tetap Bugar, Gerakan Olahraga Usai Subuh di Subang Viral

Di tengah sorotan tersebut, Wakil Bupati Deliserdang Lom Lom Suwondo memberikan penjelasan mengenai alasan Bupati tidak berada di ruang sidang.

Menurut Lom Lom, Bupati Asri Ludin Tambunan sedang berada di Batam untuk menghadiri kegiatan penyerahan apresiasi atas penyerapan program nasional terbaik se-Indonesia.

“Bapak Bupati kebetulan berada di Batam dalam rangka kegiatan penyerahan apresiasi penyerapan program nasional terbaik se-Indonesia,” ujar Lom.

Ketika ditanya apakah agenda di Batam menjadi alasan Bupati tidak menghadiri rapat paripurna kenegaraan di DPRD Deliserdang, Lom Lom tidak memberikan penjelasan secara rinci.

“Mungkin kehadiran beliau di Batam dalam rangka undangan Pemerintah Pusat dan Kementerian,” katanya.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Ini Dia Sederet Kejutan BRI di Usia Ke-81 RI

Namun, Lom Lom menegaskan bahwa dirinya memandang Rapat Paripurna Istimewa DPRD Deliserdang untuk mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden sebagai agenda yang penting.

“Paripurna ini adalah sebuah komitmen kita dalam berbangsa dan bernegara dan kepatuhan kita antara Pemerintah Pusat dan Daerah,” pungkasnya.

Absennya Bupati dalam agenda tersebut pun menyisakan perdebatan soal skala prioritas seorang kepala daerah. Di satu sisi, pemerintah daerah menyebut adanya agenda di Batam yang berkaitan dengan undangan pemerintah pusat. Di sisi lain, DPRD menilai momentum Pidato Kenegaraan Presiden memiliki bobot simbolik dan konstitusional yang tidak semestinya dilewatkan oleh seorang kepala daerah. (btr/han)

Editor : Johan Panjaitan
pidato kenegaraan Bupati Deliserdang DPRD Deliserdang JAMBORE presiden ri prabowo subianto