Bocah 8 Tahun yang Hanyut di Sungai Bah Sosopan Ditemukan Meninggal Dunia

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:00 WIB
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pematangsiantar mengevakuasi Korban. (Pra Evasi/Sumut Pos)
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pematangsiantar mengevakuasi Korban. (Pra Evasi/Sumut Pos)

 

PEMATANGSIANTAR, Sumutpos.jawapos.com-Tiga hari pencarian berakhir dengan kabar duka. Hidayah Sitanggang, bocah berusia 8 tahun yang dilaporkan hanyut di Sungai Bah Sosopan, Kota Pematangsiantar, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (19/8/2026).

Jasad korban ditemukan warga di kawasan Sungai Jembatan Sigagak, Jalan Medan, tepat di wilayah perbatasan Kota Pematangsiantar dengan Kabupaten Simalungun.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar, Dedi Idris Harahap, STP, MSi, membenarkan penemuan tersebut.

Baca Juga: Bupati Sergai Terima Korpri Dambaan FC, Juara I KSMI Piala Gubernur Sumut

“Korban telah ditemukan di Jembatan Sigagak, Jalan Medan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Dedi.

Ditemukan Setelah Tiga Hari Pencarian

Penemuan Hidayah menjadi akhir dari operasi pencarian yang dilakukan selama tiga hari. Sejak dilaporkan hanyut pada Senin (17/8/2026) sore, petugas bersama masyarakat terus menyisir aliran sungai untuk menemukan korban.

Setelah jasad ditemukan, petugas langsung melakukan proses evakuasi. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih untuk penanganan lebih lanjut.

Dedi menyebut jasad korban selanjutnya telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Hidayah sebelumnya diketahui hanyut di Sungai Bah Sosopan, Kecamatan Siantar Martoba, saat ikut bersama ayahnya mencari daun pisang untuk dijual.

BPBD Apresiasi Dukungan Warga

Dedi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang ikut membantu proses pencarian selama korban belum ditemukan.

Menurutnya, dukungan warga, informasi dari masyarakat serta keterlibatan berbagai unsur sangat membantu upaya pencarian hingga akhirnya korban ditemukan.

“Terima kasih kepada masyarakat atas dukungan, bantuan dan informasi dalam melakukan pencarian, serta kepada seluruh pihak yang membantu dalam pencarian korban,” katanya.

Baca Juga: Jadwal PSMS di Liga 2 2026/2027

Dengan ditemukannya Hidayah, operasi pencarian resmi berakhir. Namun, peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat akan bahaya aktivitas di sekitar aliran sungai, terlebih ketika kondisi arus tidak dapat diprediksi.

Bagi keluarga, pencarian panjang selama tiga hari akhirnya berujung pada kepastian, meski kepastian itu datang bersama kehilangan yang begitu berat. (pra/han)

Editor : Johan Panjaitan
hanyut sungai bah sosopan bocah meninggal dunia