LABUHANBATU SELATAN, Sumutpos.jawapos.com – Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Rosef Effendi membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan insan pers. Ia mengajak wartawan memperkuat sinergi dengan kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendorong kemajuan Labuhanbatu Selatan.
Pesan itu disampaikan Rosef saat bersilaturahmi dengan sejumlah wartawan dalam suasana santai di salah satu kafe di Kotapinang, Senin (24/8/2026). Pertemuan tersebut juga menjadi momentum bagi Kapolres memperkenalkan sejumlah pejabat utama Polres Labuhanbatu Selatan yang baru menjabat.
Turut hadir Wakapolres Labuhanbatu Selatan Kompol Moch. Guntur Priyantoko, Kasat Reskrim AKP Eriks Raydikson Nainggolan, Kasat Resnarkoba AKP Wilson M. Panjaitan, Kasat Intelkam AKP Aswan Ginting Suka, Kasat Lantas AKP Yustina, serta sejumlah PJU lainnya.
Baca Juga: Polres Batu Bara Perkuat Polmas untuk Jangkau 151 Desa dan Kelurahan
Rosef mengakui dirinya masih tergolong baru bertugas di Labuhanbatu Selatan. Karena itu, ia menilai komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk media, menjadi bagian penting untuk membangun hubungan kerja yang sehat.
“Kita bisa kerja sama, karena saya sendiri termasuk orang baru. Pada siang hari ini kita melaksanakan kegiatan silaturahmi, tidak secara formal, santai tapi pasti,” ujar Rosef.
Buka Ruang Komunikasi
Menurut Rosef, Polres Labuhanbatu Selatan tidak menutup ruang komunikasi dengan wartawan. Setiap informasi maupun persoalan yang membutuhkan konfirmasi akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kewenangan yang berlaku.
Ia meminta wartawan tidak ragu menyampaikan pertanyaan ataupun informasi yang membutuhkan penjelasan dari kepolisian.
“Tidak menutup ruang untuk rekan-rekan media semua. Apa yang perlu dipertanyakan, mohon maaf, kami punya hierarki dan satu pintu. Yakin dan percaya pasti kami tindaklanjuti. Kalau ada yang perlu dikomunikasikan, pasti kita sambungkan,” katanya.
Namun, keterbukaan itu berjalan beriringan dengan tuntutan akurasi. Rosef berharap media menyajikan informasi secara proporsional agar pemberitaan tidak justru memunculkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Baca Juga: Pangdam 1/BB Resmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Tumpatan Nibung Batang Kuis
“Jangan sampai informasi yang disampaikan menyesatkan publik. Selagi hal-hal positif, bukan untuk membawa kejelekan Labusel. Kalau ada kekurangan, pasti bisa kita komunikasikan,” ujarnya.
Media dan Polisi Sama-Sama Punya Peran
Rosef menegaskan, kepolisian merupakan bagian dari pelayanan masyarakat sekaligus pelaksana undang-undang. Dalam konteks itu, hubungan yang baik dengan media dinilai penting agar informasi mengenai keamanan, penegakan hukum, maupun persoalan di tengah masyarakat dapat disampaikan secara tepat.
Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada hubungan antara polisi dan wartawan, tetapi berkembang menjadi sinergi yang melibatkan pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Kita berharap wilayah hukum kita bisa maju dan tidak tertinggal dengan wilayah lain,” katanya.
Menurut Rosef, situasi keamanan yang kondusif merupakan salah satu modal penting bagi pertumbuhan daerah. Salah satunya dalam menciptakan iklim yang mendukung masuknya investasi ke Labuhanbatu Selatan.
“Ke depan, kalau ada investor-investor agar datang ke sini, kita harus bersinergi. Wilayah bisa maju jika ada hubungan yang baik,” tuturnya.
Tegaskan Tak Ada yang Ditutup-tutupi
Di hadapan wartawan, Rosef kembali menekankan pentingnya menjaga komunikasi agar tidak terjadi miskomunikasi antara kepolisian dan media.
Ia memastikan Polres Labuhanbatu Selatan terbuka terhadap informasi yang dibutuhkan wartawan, sepanjang permintaan tersebut disampaikan melalui mekanisme yang berlaku.
Baca Juga: Pemprov Sumut Siapkan 1.000 Sertifikasi Halal Gratis Melalui Sumut Halal Fest 2026
“Jangan sampai ada miskomunikasi. Semua transparan dan tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.
Bagi Rosef, sinergitas polisi dan media bukan sekadar hubungan kelembagaan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat deteksi dini, menjaga situasi kamtibmas, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat.
“Kalau ada informasi yang berkaitan dengan hal-hal jahat atau kriminal, dengan adanya sinergitas kita ini mudah-mudahan tidak terjadi,” pungkasnya.(mag-5/han)
Editor : Johan Panjaitan