Dukung Penegakan Hukum, Kejari Nisel Perkuat Sinergi dengan Forwakum Kepulauan Nias

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:32 WIB
Kajari Nisel Imam Fauzi foto bersama dengan Forwakum Kepulauan Nias usai audensi.  Rabu, (26/8/2026). (Foto : Eriusman Duha)
‎
Kajari Nisel Imam Fauzi foto bersama dengan Forwakum Kepulauan Nias usai audensi.  Rabu, (26/8/2026). (Foto : Eriusman Duha) ‎

 

NISEL, Sumutpos.jawapos.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Nias Selatan memperkuat kemitraan dengan insan pers melalui audiensi bersama Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Kepulauan Nias (KepNis), Rabu (26/8/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kejari Nias Selatan itu menjadi ruang untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan tugas kejaksaan sebagai institusi penegak hukum.

Rombongan Forwakum Kepulauan Nias dipimpin Ketua Eriusman Duha, didampingi Sekretaris Daniel Simanjuntak, Bendahara Nihaenalai Fau, Divisi Hukum dan Humas Putra Nainggolan, Divisi Pengkaderan dan Organisasi Rumusan Laia, Divisi Kesenian dan Olahraga Alisama Zebua, serta Penasehat Ikhtiar Wau.

Rombongan diterima Kepala Kejari Nias Selatan Imam Fauzi bersama Kasi Intelijen Alex Bill Mando Daeli dan sejumlah staf Intelijen.

Baca Juga: Bansos Salah Sasaran Terungkap, Wabup Batu Bara Minta Data Dibongkar dan Diperbaiki

Dalam audiensi tersebut, Eriusman memperkenalkan jajaran Forwakum yang berasal dari berbagai media dan selama ini aktif menjalankan tugas jurnalistik di wilayah Kepulauan Nias.

Ia menjelaskan, Forwakum Kepulauan Nias dibentuk sebagai wadah untuk memperkuat kapasitas wartawan, khususnya dalam memahami isu-isu hukum, sekaligus mendorong penyampaian informasi publik yang akurat, berimbang dan edukatif.

“Forwakum Kepulauan Nias merupakan wadah untuk saling mendukung dalam peningkatan kompetensi wartawan khususnya di bidang hukum dan lainnya, menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui pemberitaan yang akurat, berimbang dan mengedukasi,” ujar Eriusman.

Dorong Keterbukaan Informasi Penegakan Hukum

Eriusman mengapresiasi hubungan yang selama ini terjalin antara Forwakum dan Kejari Nias Selatan. Menurutnya, kemitraan tersebut perlu terus diperkuat, terutama dalam penyampaian informasi mengenai berbagai langkah kejaksaan kepada masyarakat.

Ia berharap informasi terkait upaya preventif, penanganan perkara hingga proses penegakan hukum dapat disampaikan secara terbuka dan proporsional kepada publik.

Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi bagian penting untuk membangun pemahaman masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Medan Melesat 6,54%, Pakar Sebut Kritik Dewan Tak Berdasar Data

Menanggapi hal tersebut, Kajari Nias Selatan Imam Fauzi menyambut positif audiensi tersebut. Ia menegaskan bahwa jajaran Kejari Nisel terus menjalankan tugas dan fungsi sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat.

“Dalam melaksanakan tugas seluruh tim diimbau untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan integritas agar masyarakat dapat merasakan kehadiran Adhyaksa dari berbagai aspek termasuk masalah kesejahteraan,” kata Imam Fauzi.

Kajari Buka Ruang Kritik dan Saran

Imam Fauzi juga mendorong Forwakum Kepulauan Nias menjadi mitra yang kritis dan konstruktif. Ia bahkan membuka ruang bagi wartawan untuk memberikan masukan terhadap pelaksanaan tugas kejaksaan.

Menurutnya, kritik dan saran dibutuhkan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja institusi.

“Tidak ada yang sempurna dalam melaksanakan tugas sehingga dibutuhkan saran untuk koreksi dan perbaikan ke depan,” ujarnya.

Ia menilai hubungan antara kejaksaan dan pers tidak semata-mata berkaitan dengan penyampaian informasi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari mekanisme kontrol sosial. Dengan komunikasi yang sehat, setiap pihak dapat menjalankan perannya secara profesional tanpa menghilangkan independensi masing-masing.

Audiensi kemudian berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban di tengah padatnya agenda kedua pihak. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan informasi hukum yang kredibel sekaligus mendukung terwujudnya penegakan hukum yang transparan dan berintegritas di Kepulauan Nias.(eri/han)

Editor : Johan Panjaitan
sinergi Kejari Nias Selatan penegakan hukum kepulauan nias Forwakum