Dandim 0205/Tanah Karo Patroli Zona Merah Sinabung, Warga dan Wisatawan Diminta Tak Nekat

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:35 WIB
ZONA MERAH: Dandim 0205/TK memantau zona merah Gunung Sinabung. (Solideo/Sumut Pos)
ZONA MERAH: Dandim 0205/TK memantau zona merah Gunung Sinabung. (Solideo/Sumut Pos)

 

KARO, Sumutpos.jawapos.com– Kawasan zona merah Gunung Sinabung kembali menjadi perhatian aparat. Komandan Kodim (Dandim) 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Panjaitan selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Gunung Sinabung turun langsung melakukan patroli untuk memastikan kondisi terkini sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan batas aman.

Patroli dilakukan Jumat (28/8) bersama Danramil 04/Simpang Empat Kapten Inf Gandhi. Turut mendampingi Kapolsek Simpang Empat serta petugas Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung.

Rombongan menyusuri kawasan yang masuk zona merah untuk memantau perkembangan aktivitas gunung api sekaligus melihat langsung aktivitas masyarakat yang masih bertani di sekitar wilayah rawan.

Dalam patroli tersebut, Robert sempat menyapa sejumlah petani yang sedang bekerja. Ia sekaligus memberikan peringatan agar masyarakat maupun wisatawan tidak memasuki kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.

Baca Juga: Sengketa Lahan KPTAM-PT SRL Memanas, Kapolres Paluta Turun Tangan dan Minta Kedua Pihak Tahan Diri

“Saya mengimbau kepada masyarakat, khususnya tamu wisata, supaya tidak memasuki zona merah Gunung Sinabung. Apalagi mendekati bibir Sungai Lau Borus. Saat musim hujan, kondisi aliran sungai tidak dapat kita prediksi,” ujar Robert.

Peringatan itu menjadi penting mengingat potensi bahaya tidak hanya berasal dari aktivitas vulkanik, tetapi juga aliran lahar yang dapat terjadi ketika hujan turun di kawasan hulu.

Sinabung Masih Level II Waspada

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Armen Putra, menjelaskan kondisi Gunung Sinabung saat pemantauan berlangsung terpantau cerah hingga berawan, mendung, dan hujan.

Angin bertiup lemah ke arah timur dan tenggara. Suhu udara berada pada kisaran 15–26 derajat Celsius dengan curah hujan sekitar 1 milimeter per hari.

“Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 50–300 meter di atas puncak kawah,” kata Armen.

Hingga saat ini, status Gunung Sinabung masih berada pada Level II (Waspada). Karena itu, masyarakat dan pengunjung diminta mematuhi seluruh rekomendasi keselamatan yang telah ditetapkan.

Masyarakat maupun wisatawan dilarang melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi. Selain itu, aktivitas juga tidak diperbolehkan dalam radius 3 kilometer secara radial dari puncak Gunung Sinabung serta radius sektoral 4,5 kilometer ke arah selatan-tenggara.

Baca Juga: Tinjau Kantor Camat Tanah Masa, Wabup Nisel Pastikan Rehabilitasi Segera Dilakukan

Warga yang bermukim di sekitar sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya lahar, khususnya ketika hujan turun.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi rekomendasi yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama,” ujar Armen.

TNI-Polri dan BPBD Perkuat Kesiapsiagaan

Patroli tersebut sekaligus memperlihatkan sinergi antara TNI, Polri, BPBD Kabupaten Karo, dan petugas PVMBG dalam memantau perkembangan Gunung Sinabung.

Pertukaran informasi dilakukan secara berkala sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan perubahan aktivitas gunung api. Aparat juga memastikan informasi mengenai kondisi Sinabung dapat diteruskan kepada masyarakat sebagai dasar mengambil langkah antisipasi.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga memasang papan larangan memasuki zona merah. Pemasangan rambu menjadi pengingat visual bagi masyarakat maupun wisatawan agar tidak menerobos kawasan yang telah dinyatakan berbahaya.

Baca Juga: Tinjau Kantor Camat Tanah Masa, Wabup Nisel Pastikan Rehabilitasi Segera Dilakukan

Langkah itu merupakan bagian dari upaya Dansatgas Gunung Sinabung untuk memperkuat pengawasan sekaligus memastikan masyarakat di wilayah terdampak maupun yang berpotensi terdampak tetap mendapatkan perhatian.

Danramil 04/Simpang Empat Kapten Inf Gandhi menegaskan koordinasi lintas instansi akan terus ditingkatkan, terutama dalam pertukaran informasi mengenai perkembangan aktivitas Sinabung dan langkah antisipasi.

“Kita tetap meningkatkan koordinasi antara Kodim 0205/TK, Koramil 04/Simpang Empat, Polsek Simpang Empat, BPBD Kabupaten Karo dan PVMBG, khususnya dalam pertukaran informasi terkait perkembangan aktivitas Gunung Sinabung serta langkah-langkah antisipasi terhadap kemungkinan peningkatan aktivitas,” ujarnya.

Menurut Gandhi, situasi di wilayah Koramil 04/Simpang Empat hingga kini masih aman dan kondusif. Meski demikian, pemantauan terhadap Gunung Sinabung akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan mengacu pada informasi resmi dari PVMBG.(deo/han)

Editor : Johan Panjaitan
dandim patroli antisipasi gunung sinabung zona merah