Pemkab Paluta Gandeng TNI-Polri dan Warga Bersihkan Saluran Irigasi, Jaga Aliran Air untuk Pertanian

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:30 WIB
 Gotong royong  pemkab Paluta dan masyarakat bersihkan saluran irigasi, Minggu  30 Agustus 2026. (Mitra Harahap/Sumut Pos)
Gotong royong pemkab Paluta dan masyarakat bersihkan saluran irigasi, Minggu 30 Agustus 2026. (Mitra Harahap/Sumut Pos)

 

PALUTA, Sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memastikan infrastruktur pertanian tetap berfungsi optimal. Salah satunya dilakukan melalui aksi gotong royong membersihkan saluran irigasi yang melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, Satpol PP, serta masyarakat.

Aksi bersih-bersih tersebut digelar di kawasan Pintu Air Ulu Gabe, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Minggu (30/8/2026) pagi.

Sejak pukul 07.30 WIB, personel gabungan bersama warga turun langsung ke saluran irigasi. Sampah dan endapan yang berpotensi menghambat aliran air dibersihkan secara bersama-sama.

Baca Juga: Jarang Kena Matahari? 7 Tanda Ini Bisa Muncul pada Tubuh, Nomor 7 Sering Diabaikan

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda kebersihan lingkungan. Saluran irigasi memiliki peran penting dalam menopang aktivitas pertanian masyarakat. Ketika aliran air terganggu akibat sampah maupun sedimentasi, distribusi air ke lahan pertanian juga berpotensi ikut terdampak.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Paluta, Indra Saputra Nasution, SSTP, MM, mengatakan aksi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum.

Menurutnya, kebersihan saluran irigasi merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa keterlibatan masyarakat yang sehari-hari berada di sekitar fasilitas tersebut.

“Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan pasokan air irigasi berjalan lancar demi mendukung kebutuhan pertanian warga, tetapi juga untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat,” ujar Indra.

Baca Juga: Celta Vigo vs Athletic Bilbao: Sama-Sama Tumpul, Los Leones Terancam Gagal Menang Lagi

Ia berharap kegiatan gotong royong tersebut tidak berhenti sebagai aksi sesaat. Kesadaran masyarakat untuk menjaga saluran air secara rutin dinilai penting agar persoalan penyumbatan tidak kembali terjadi.

Dengan saluran yang lebih bersih dan aliran air yang lancar, infrastruktur irigasi di wilayah Padang Bolak diharapkan mampu menjalankan fungsinya secara maksimal dalam mendukung kebutuhan pertanian masyarakat.

Di sisi lain, keterlibatan TNI, Polri, Satpol PP, dan warga menunjukkan bahwa pemeliharaan fasilitas publik dapat menjadi ruang bersama untuk membangun kepedulian lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Pemkab Paluta pun diharapkan terus mendorong pola kolaborasi serupa pada infrastruktur publik lainnya. Sebab, menjaga fasilitas yang digunakan masyarakat bukan hanya soal pembangunan, tetapi juga memastikan hasil pembangunan tersebut tetap berfungsi dan memberi manfaat dalam jangka panjang. (mit/han)

Editor : Johan Panjaitan
Pemkab Paluta gotong royong polri irigasi TNI