Lapas Binjai Gencar Kontrol Blok Hunian, Perkuat Komitmen Zero Halinar

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 17:31 WIB

Kalapas Binjai, Mochamad Mukaffi saat melakukan kontrol blok hunian dan berkomunikasi dengan wargabinaan. (Humas Lapas Binjai/Sumut Pos)
Kalapas Binjai, Mochamad Mukaffi saat melakukan kontrol blok hunian dan berkomunikasi dengan wargabinaan. (Humas Lapas Binjai/Sumut Pos)

 

BINJAI, Sumutpos.jawapos.com– Pengawasan terhadap blok hunian warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai terus diperkuat. Tidak sekadar memastikan keamanan dan ketertiban, kontrol langsung juga menjadi ruang bagi petugas untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan warga binaan.

Kalapas Kelas IIA Binjai, Mochamad Mukaffi, turun langsung menyambangi blok hunian, Selasa (1/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia tidak hanya memantau kondisi lingkungan, tetapi juga berinteraksi dengan warga binaan sekaligus menyampaikan sejumlah arahan.

Pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam kontrol tersebut. Warga binaan diajak bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan dan kenyamanan lingkungan Lapas Binjai.

Baca Juga: 455 SPPG MBG Ditutup karena Tak Lolos Standar

Bagi pihak lapas, komunikasi langsung bukan sekadar membangun kedekatan. Lebih dari itu, interaksi tersebut menjadi cara untuk mengetahui kondisi warga binaan sekaligus menyerap berbagai persoalan yang mereka hadapi selama menjalani masa pembinaan.

“Saya juga memberi ruang kepada warga binaan untuk menyampaikan berbagai hal yang menjadi perhatian, baik terkait kondisi blok hunian maupun hal-hal lain yang berkaitan dengan pelaksanaan pembinaan dan kehidupan sehari-hari di dalam Lapas Binjai,” ungkap Mukaffi.

Perkuat Zero Halinar

Kontrol blok hunian juga menjadi bagian dari komitmen Lapas Binjai mewujudkan lingkungan zero halinar, yakni bebas dari handphone, pungutan liar dan narkoba.

Mukaffi menegaskan, upaya tersebut tidak mungkin hanya dibebankan kepada petugas. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen di dalam lapas, termasuk warga binaan.

Komitmen terhadap zero halinar menjadi bagian penting dalam menjaga integritas sekaligus memastikan proses pembinaan berjalan dalam lingkungan yang aman dan tertib.

“Setiap masukan, saran maupun aspirasi dari warga binaan yang bersifat membangun, tentu kami terima. Komunikasi dua arah antara petugas dengan warga binaan menjadi bagian penting dalam upaya melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan serta pembinaan,” bebernya.

Baca Juga: Djokovic Menangis, Rekor 20 Tahun Runtuh di Babak Pertama US Open

Sejumlah warga binaan pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi dan masukan. Berbagai hal yang disampaikan menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Lapas Binjai untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan dan kewenangan yang berlaku.

Humanis, tetapi Tetap Tegas

Bagi Lapas Binjai, pendekatan humanis tidak berarti mengendurkan pengawasan. Sebaliknya, komunikasi terbuka ditempatkan sebagai bagian dari strategi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif tanpa mengabaikan aspek keamanan.

Mukaffi berharap kontrol secara langsung dan komunikasi yang terbuka dapat memperkuat hubungan antara petugas dan warga binaan. Dengan begitu, persoalan yang muncul dapat diketahui lebih awal dan dicarikan solusi sesuai prosedur.

“Kontrol langsung dan komunikasi yang terbuka ini diharapkan tercipta hubungan yang semakin baik antara petugas dengan warga binaan. Pendekatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata dan komitmen Lapas Binjai dalam menghadirkan pemasyarakatan yang humanis, responsif, transparan serta tetap tegas dalam menjaga keamanan hingga ketertiban,” tukasnya.(ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
zero halinar pengawasan lapas binjai hunian warga binaan