HUMBAHAS, SUMUT POS- Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mempercepat pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah.
Salah satunya peningkatan Ruas Batu Gajah–Batas Pakpak Bharat di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) yang kini terus dikebut pengerjaannya.
Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumatera Utara, Chandra Dalimunthe, turun langsung meninjau lokasi pekerjaan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Sharp Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan di lapangan, sekaligus memastikan setiap tahapan konstruksi dilaksanakan sesuai standar teknis.
Saat ini, peningkatan jalan pada ruas Batu Gajah–Batas Pakpak Bharat dengan panjang sekitar 3,06 kilometer telah memasuki tahapan penghamparan lapisan Base A.
Lapisan Base A merupakan salah satu bagian penting dalam konstruksi perkerasan jalan. Tahapan tersebut dilakukan setelah sejumlah pekerjaan sebelumnya diselesaikan dan menjadi bagian dari persiapan sebelum jalan memasuki tahapan konstruksi berikutnya.
Berdasarkan progres pekerjaan per 28 Agustus 2026, realisasi fisik pembangunan telah mencapai 35,32 persen.
Capaian tersebut menunjukkan pekerjaan di lapangan terus bergerak. Namun, dengan mempertimbangkan target penyelesaian yang telah ditetapkan, percepatan pekerjaan tetap menjadi perhatian pemerintah daerah agar pembangunan tidak mengalami keterlambatan.
Chandra mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan, terutama untuk memastikan progres fisik berjalan beriringan dengan pemenuhan standar mutu konstruksi.
“Kita terus memantau progres pekerjaan di lapangan. Percepatan memang perlu dilakukan, tetapi kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian utama,” ujar Chandra saat memberikan keterangannya, Kamis (3/9/2026).
Menurutnya, pembangunan jalan tidak cukup hanya dilihat dari seberapa cepat pekerjaan selesai. Setiap tahapan harus dikerjakan dengan memperhatikan spesifikasi teknis sehingga hasil pembangunan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Yang kita harapkan bukan hanya pekerjaan cepat selesai, tetapi hasilnya juga baik dan sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan,” katanya.
Ruas Batu Gajah–Batas Pakpak Bharat memiliki arti penting bagi konektivitas masyarakat di kawasan tersebut. Kondisi jalan yang semakin baik diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk memperlancar mobilitas orang maupun kendaraan pengangkut barang.
Peningkatan jalan juga diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Humbahas dan daerah yang terhubung dengan kawasan Pakpak Bharat. Infrastruktur jalan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam memperlancar distribusi hasil pertanian, kebutuhan pokok, serta berbagai komoditas lainnya.
Chandra menegaskan, pengawasan terhadap pekerjaan akan terus dilakukan. Tim teknis akan memantau perkembangan pekerjaan secara berkala agar setiap tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai spesifikasi dan target.
“Kita akan terus melakukan pengawasan dan mendorong kontraktor agar progresnya terus meningkat. Jangan sampai target waktu tercapai, tetapi kualitas pekerjaan justru tidak maksimal,” tegasnya.
Dengan realisasi fisik sebesar 35,32 persen per 28 Agustus 2026, pekerjaan Ruas Batu Gajah–Batas Pakpak Bharat masih membutuhkan percepatan pada tahapan berikutnya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap pekerjaan sepanjang 3,06 kilometer tersebut dapat terus berjalan sesuai jadwal hingga seluruh tahapan konstruksi selesai.
Progres 35,32 persen menjadi catatan bahwa pekerjaan terus berjalan. Namun, percepatan tetap diperlukan agar pembangunan Ruas Batu Gajah–Batas Pakpak Bharat dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas konstruksi yang sesuai standar.(san/ram)
Editor : Juli Rambe