KARO, SUMUT POS- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, turun langsung meninjau kondisi SMAN 1 Berastagi, Kabupaten Karo, untuk memastikan situasi satuan pendidikan tetap terpantau di tengah meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung.
Alexander menegaskan, pemerintah tidak ingin aktivitas pendidikan di wilayah terdampak bencana luput dari perhatian.
Menurutnya, kondisi keselamatan warga sekolah harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan keberlangsungan proses pembelajaran.
Baca Juga: Katahuan! Pengedar Uang Palsu Beli Lewat Online Rp1,6 Juta
“Keselamatan seluruh warga sekolah menjadi perhatian utama. Kita berharap kondisi segera membaik dan proses pendidikan dapat terus berjalan dengan baik,” ujar Alexander saat memberikan keterangannya, Rabu (2/9/2026).
Ia mengatakan, situasi akibat aktivitas vulkanik Gunung Sinabung harus terus dipantau karena dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, pihak sekolah diminta tetap berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan serta instansi terkait apabila terdapat perkembangan yang berpotensi mengganggu kegiatan belajar mengajar.
“Yang paling penting adalah keselamatan anak-anak kita, para guru dan seluruh warga sekolah. Jangan sampai proses pendidikan berjalan tetapi mengabaikan kondisi dan keselamatan mereka,” katanya.
Ia juga meminta pihak sekolah terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan dan perkembangan situasi di sekitar wilayah terdampak. Apabila kondisi tidak memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran secara normal, langkah penyesuaian perlu dilakukan berdasarkan situasi dan arahan pemerintah.
Alexander juga memastikan pemerintah memberikan perhatian terhadap kebutuhan peserta didik yang berada di wilayah terdampak. Selain aspek keselamatan fisik, kondisi psikologis anak-anak juga menjadi perhatian karena situasi bencana dapat menimbulkan kekhawatiran dan rasa cemas bagi peserta didik.
“Anak-anak juga harus mendapatkan rasa aman. Kita ingin mereka tetap bisa belajar, tetapi tentu dengan kondisi yang aman dan sesuai dengan perkembangan situasi,” ujar Alexander.
Ia menambahkan, Dinas Pendidikan Sumut akan terus memantau kondisi satuan pendidikan yang berada di wilayah terdampak aktivitas Gunung Sinabung. Pemantauan tersebut diperlukan untuk mengetahui secara langsung apabila terdapat kebutuhan atau kendala yang harus segera ditindaklanjuti.
“Kita berharap kondisi segera normal dan aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan, dapat kembali berjalan dengan baik. Untuk saat ini, kita tetap melakukan pemantauan dan memastikan kebutuhan sekolah dapat diketahui serta ditindaklanjuti,” pungkasnya. (san/ram)
Editor : Juli Rambe