Bupati Paluta Ajak Warga Bentengi Generasi Muda dari Narkoba dan Judol

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 16:18 WIB
Bupati Paluta Reski Basyah Harahap Hadiri Maulid Nabi di Mesjid Raya Gunung Tua, Jumat 4 September 2026. (Mitra Harahap/Sumut Pos)
Bupati Paluta Reski Basyah Harahap Hadiri Maulid Nabi di Mesjid Raya Gunung Tua, Jumat 4 September 2026. (Mitra Harahap/Sumut Pos)

 

GUNUNGTUA, Sumutpos.jawapos.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Raya Gunungtua tidak sekadar menjadi momentum mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Di tengah maraknya tantangan sosial yang mengancam generasi muda, peringatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian bersama terhadap masa depan anak-anak di Padang Lawas Utara (Paluta).

Pesan itu disampaikan Bupati Paluta, H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Raya Gunungtua, Jumat (4/9/2026).

Di hadapan para ulama, tokoh masyarakat dan jamaah yang memadati masjid, Bupati menekankan pentingnya memperkuat peran keluarga serta membangun kolaborasi lintas elemen untuk membentengi generasi muda dari berbagai ancaman, khususnya penyalahgunaan narkoba dan judi online (judol).

Baca Juga: Tanpa Kepastian Hukum, Puluhan Ranmor Membusuk di Parkiran Satlantas Polres Sergai

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat. Acara diawali dengan pembacaan Ummul Qur'an, lantunan ayat suci Al-Qur'an, serta shalawat dan Barzanji. Laporan pelaksanaan kegiatan kemudian disampaikan Ketua Panitia, H. Parundingan Hasibuan, S.Ag., sebelum Bupati menyampaikan arahannya.

Reski Basyah Harahap mengapresiasi BKM Masjid Raya Gunungtua, para alim ulama, panitia, serta seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menyelenggarakan peringatan hari besar Islam tersebut.

Menurutnya, Maulid Nabi semestinya tidak berhenti pada seremoni tahunan. Keteladanan Rasulullah SAW harus diterjemahkan ke dalam kehidupan sehari-hari melalui kejujuran, amanah, kasih sayang, kepedulian, serta semangat menjaga persaudaraan.

“Setiap niat baik dan ikhtiar dalam memuliakan Rasulullah SAW merupakan amal ibadah yang bernilai di sisi Allah SWT. Maulid Nabi bukan sekadar memperingati hari kelahiran beliau, melainkan momentum merefleksikan sejauh mana kecintaan kepada Rasulullah diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kejujuran, amanah, kasih sayang, dan semangat menjaga persaudaraan,” ujar Bupati.

Keluarga Jadi Benteng Pertama

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang begitu cepat, Reski menilai generasi muda menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Ancaman tersebut tidak hanya datang dari lingkungan pergaulan, tetapi juga dapat masuk melalui ruang digital.

Karena itu, keluarga dinilai menjadi benteng pertama dalam membangun karakter dan membentuk ketahanan moral anak-anak.

“Di tengah maraknya ancaman penyalahgunaan narkoba, judi online, pergaulan bebas, hingga dampak negatif media sosial, kita butuh kolaborasi kuat antara orang tua, alim ulama, tokoh masyarakat, dan pemerintah. Ini kunci membina generasi yang cerdas, kuat imannya, dan berakhlak mulia,” tegasnya.

Baca Juga: Hari Pelanggan Nasional, BPJS Ketenagakerjaan Binjai Perkuat Kedekatan dengan Peserta

Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa persoalan narkoba maupun judi online tidak bisa dibebankan hanya kepada aparat penegak hukum. Pencegahan membutuhkan keterlibatan keluarga, lingkungan pendidikan, tokoh agama, masyarakat, hingga pemerintah daerah.

Bagi Bupati, membangun daerah juga berarti memastikan generasi yang akan meneruskan pembangunan memiliki karakter, pengetahuan, dan ketahanan moral yang kuat.

Pembangunan Tak Hanya Soal Infrastruktur

Reski menegaskan, pembangunan Kabupaten Padang Lawas Utara tidak boleh hanya diukur dari kemajuan fisik. Infrastruktur memang penting, tetapi pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berilmu merupakan fondasi yang tidak kalah menentukan.

“Kemajuan daerah akan jauh lebih kokoh apabila ditopang oleh masyarakat yang religius, generasi muda yang cerdas, serta persatuan yang terus terjaga,” tambahnya.

Mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah serta menjaga silaturahmi di tengah perbedaan.

Baca Juga: Tinjau Jalan Rigid Beton Sei Rampah–Pematang Ganjang, Wabup: Infrastruktur Harus Dijaga Bersama

Ia berharap semangat Maulid Nabi dapat menjadi energi bersama untuk membangun Paluta yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga kuat dalam nilai keagamaan, pendidikan, karakter, dan budaya.

Peringatan Maulid Nabi tersebut turut dihadiri perwakilan Kapolres, Danramil 05/PB, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Kantor Kemenag Paluta, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Paluta, pimpinan OPD, Ketua MUI, Ketua BAZNAS, Ketua NU, TP PKK, Muslimat NU, serta para tokoh agama, tokoh adat dan jamaah Masjid Raya Gunungtua.(mit/han)

Editor : Johan Panjaitan
maulid nabi judol generasi muda narkoba Bupati Paluta