Plt Bupati Tiorita Gerak Cepat, Gubsu Bobby Pastikan Jalur Langkat-Karo Diperbaiki Oktober 2026

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 22:15 WIB
Plt Bupati Langkat, Tiorita br Surbakti saat menyampaikan aspirasi masyarakat untuk perbaikan jalan yang longsor kepada Gubernur Bobby Nasution, (Diskominfo Langkat/Sumut Pos)
Plt Bupati Langkat, Tiorita br Surbakti saat menyampaikan aspirasi masyarakat untuk perbaikan jalan yang longsor kepada Gubernur Bobby Nasution, (Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

 

LANGKAT, Sumutpos.jawapos.com – Ancaman longsor di jalur alternatif Langkat-Karo mendapat respons cepat. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita br Surbakti bersama Gubernur Sumatera Utara M Bobby Afif Nasution turun langsung meninjau ruas jalan yang amblas dan longsor di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Jumat (11/9/2026).

Di tengah hujan yang mengguyur kawasan tersebut, keduanya melihat langsung kondisi badan jalan yang terdampak longsor. Ruas jalan kini menyempit sehingga kendaraan harus melintas secara bergantian.

Kondisi itu menjadi perhatian serius karena jalur tersebut merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan Langkat dengan Kabupaten Karo. Selain menjadi jalur mobilitas warga, akses tersebut juga menopang distribusi barang dan hasil pertanian dari kedua wilayah.

 

Di hadapan Gubernur Sumut, Tiorita secara langsung menyampaikan kondisi jalan yang dinilai sudah membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Ini membahayakan untuk masyarakat yang melintas, Pak,” ujar Tiorita kepada Bobby.

Laporan tersebut langsung mendapat respons. Bobby memastikan penanganan permanen terhadap jalur alternatif Langkat-Karo akan segera dilakukan. Bahkan, pekerjaan ditargetkan mulai berjalan pada Oktober 2026.

“Ini akan segera kami kerjakan karena ini merupakan akses penting. Perbaikan permanen ditargetkan mulai dikerjakan pada Oktober 2026,” tegas Bobby.

Plt Bupati Langkat, Tiorita br Surbakti bersama Gubernur Bobby Nasution saat melihat kondisi jalan yang longsor di Desa Telagah, Sei Bingai.
Plt Bupati Langkat, Tiorita br Surbakti bersama Gubernur Bobby Nasution saat melihat kondisi jalan yang longsor di Desa Telagah, Sei Bingai.

 

Kepastian itu menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama beberapa hari terakhir harus berhadapan dengan kondisi jalan yang menyempit akibat longsor. Bagi warga Langkat dan Karo, jalur tersebut bukan sekadar penghubung antardaerah, tetapi juga menjadi urat nadi aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian.

Namun, penanganan tidak berhenti pada badan jalan. Bobby juga meminta kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak longsor segera dipastikan terpenuhi, terutama setelah jaringan pipa air bersih ikut terputus akibat bencana.

“Sembari menunggu pekerjaan permanen dimulai, akses air yang terputus akibat jalan longsor untuk ditangani juga oleh Pemerintah Kabupaten Langkat,” tegas Bobby.

Tiorita pun langsung merespons arahan tersebut. Ia memastikan Pemkab Langkat akan terlebih dahulu memperbaiki jaringan pipa yang terputus agar kebutuhan air bersih warga kembali terpenuhi.

“Kami akan memperbaiki dulu, Pak, pipanya yang terputus, biar masyarakat dapat air bersih,” tegas Tiorita.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa penanganan dampak longsor tidak hanya berfokus pada infrastruktur jalan. Pemerintah juga dituntut memastikan kebutuhan dasar masyarakat tidak ikut terganggu selama proses pemulihan berlangsung.

Tiorita mengapresiasi respons cepat Gubernur Sumatera Utara yang langsung turun melihat kondisi di lapangan sekaligus memberikan kepastian terkait penanganan permanen.

“Terima kasih, Pak. Kami sangat mengapresiasi gerak cepat Gubernur Sumatera Utara. Semoga Bapak diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Sumatera Utara lebih baik ke depannya,” ujar Tiorita.

Plt Bupati Langkat, Tiorita br Surbakti dan Gubernur Bobby Nasution foto bersama dengan masyarakat.
Plt Bupati Langkat, Tiorita br Surbakti dan Gubernur Bobby Nasution foto bersama dengan masyarakat.

 

Bagi masyarakat, kepastian perbaikan permanen pada Oktober 2026 menjadi harapan agar jalur alternatif Langkat-Karo kembali aman dan lancar. Sementara menunggu pekerjaan fisik dimulai, Pemkab Langkat bergerak menangani persoalan pipa air yang terputus.

Koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten pun menjadi kunci agar dampak longsor tidak berlarut-larut. Dengan penanganan darurat yang segera dilakukan dan perbaikan permanen yang telah dijadwalkan, pemerintah berupaya memastikan akses vital tersebut tetap dapat digunakan masyarakat secara aman.(ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
langkat-karo plt bupati Tiorita longsor bobby nasution Gubsu