Posyandu 6 SPM Sergai Masuk Nominasi 9 Besar Sumut, Pelayanan Dasar Diperkuat

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 18:00 WIB
Tim Evaluasi Posyandu 6 SPM Tingkat Provinsi Sumatera Utara bersama Ketua TP Posyandu Kabupaten Sergai, Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya  usai kegiatan. ( Fadly/Sumut Pos)
Tim Evaluasi Posyandu 6 SPM Tingkat Provinsi Sumatera Utara bersama Ketua TP Posyandu Kabupaten Sergai, Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya usai kegiatan. ( Fadly/Sumut Pos)

 

SERDANG BEDAGAI, Sumutpos.jawapos.com – Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) masuk dalam nominasi sembilan besar tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.

Masuknya Sergai dalam nominasi tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai untuk memperkuat pelayanan dasar masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Evaluasi Posyandu 6 SPM tingkat Provinsi Sumatera Utara pun dilakukan di Kabupaten Sergai, Senin (21/9/2026).

Tim evaluasi datang langsung melihat pelaksanaan Posyandu 6 SPM di Posyandu Mawar, Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin. Kegiatan berlangsung di Pantai Pondok Permai dan diterima Pemkab Sergai melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Dra. Fitrianti, M.Si.

Bupati Sergai Darma Wijaya melalui Fitrianti mengatakan, evaluasi tersebut tidak semata-mata menjadi ajang penilaian. Lebih dari itu, evaluasi diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus mendorong pembenahan pelayanan Posyandu.

“Kami memandang evaluasi ini bukan hanya sebagai proses penilaian, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran dan perbaikan. Kehadiran tim evaluasi memberikan motivasi bagi kami untuk terus melakukan pembenahan,” ujar Fitrianti.

Baca Juga: Ambulans Milik RSU Swasta di Langkat Laka Tunggal saat Bawa Jenazah

Menurutnya, Posyandu memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu ujung tombak pelayanan masyarakat. Perannya kini juga telah berkembang, tidak lagi sebatas pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Melalui penerapan enam bidang SPM, Posyandu didorong menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus kesejahteraan masyarakat.

“Pemberdayaan Posyandu secara strategis dilaksanakan melalui penerapan 6 bidang SPM di tingkat desa dan kelurahan, sesuai kewenangan desa, kemampuan kelurahan, serta menekankan kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Enam bidang tersebut mencakup pelayanan dasar yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan, perumahan, keamanan hingga perlindungan sosial.

Baca Juga: Darurat Ekologi Mentawai, Populasi Bilo Anjlok 42 Persen

Karena itu, Pemkab Sergai berkomitmen memperkuat pemenuhan 6 SPM melalui koordinasi lintas sektor. Kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, TP PKK, tenaga kesehatan hingga pemangku kepentingan lainnya didorong untuk bergerak bersama.

“Kualitas kehidupan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kesehatan, tetapi juga pendidikan, kondisi lingkungan, tempat tinggal, keamanan, dan perlindungan sosial,” ungkapnya.

249 Posyandu 6 SPM

Ketua TP Posyandu Kabupaten Sergai, Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya, mengatakan transformasi Posyandu terus dilakukan. Dari yang sebelumnya lebih dikenal sebagai pusat pelayanan kesehatan, kini Posyandu diarahkan menjadi wadah pemberdayaan masyarakat.

Saat ini, TP Posyandu Kabupaten Sergai terdiri dari 17 TP Posyandu kecamatan, 237 desa dan enam kelurahan. Sementara Posyandu 6 SPM berjumlah 249 unit yang tersebar di 243 desa/kelurahan.

“Dalam melaksanakan tugas, TP Posyandu Kabupaten Sergai terus membangun sinergitas lintas sektoral melalui penguatan koordinasi dan dukungan pemerintah. Hal ini menjadi bagian penting dalam implementasi Posyandu 6 SPM,” kata Rosmaida.

Sejumlah inovasi juga dikembangkan untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

Di antaranya Lina Bunting untuk penanganan anak stunting, Kamis Bebas Anemia bagi Remaja Putri (KBAB Rat), Jemputan Ikhlas Persalinan (JIP Plus), serta Gempur Stunting.

Berbagai program tersebut diarahkan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjawab kebutuhan di lapangan.

Masuk Nominasi 9 Besar Sumut

Ketua Tim Evaluasi Posyandu Provinsi Sumatera Utara, Sorimuda Siregar, mengapresiasi Posyandu Mawar Desa Kota Pari yang masuk sebagai salah satu nominasi sembilan besar Posyandu 6 SPM tingkat Sumut Tahun 2026.

Sembilan kabupaten/kota yang masuk nominasi akan menjalani evaluasi untuk menentukan peringkat juara satu, dua, tiga serta juara harapan.

Baca Juga: DPRD Sumut Soroti Minim Rambu dan Penerangan di Lokasi Laka Mobil Terjun Bebas Langkat

Namun, Sorimuda menegaskan evaluasi tidak hanya diarahkan untuk menentukan pemenang. Lebih penting, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan agar kualitas pelayanan Posyandu terus meningkat dan semakin merata.

“Posyandu hari ini bukan lagi sekadar tempat pelayanan kesehatan. Posyandu telah bertransformasi menjadi garda terdepan dalam mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat melalui pemenuhan 6 SPM,” ujarnya.

Evaluasi di Kabupaten Sergai kemudian dilanjutkan dengan paparan Ketua Posyandu Desa Kota Pari, Ny. Sumarni Abdul Khair. Tim evaluasi juga berdialog dengan para kader untuk menggali pelaksanaan enam bidang SPM di tingkat desa.

Bagi Sergai, masuknya Posyandu Mawar Desa Kota Pari dalam nominasi sembilan besar bukan sekadar capaian administratif. Momentum tersebut menjadi ruang untuk mengukur sejauh mana pelayanan dasar benar-benar hadir dan dirasakan masyarakat di tingkat paling dekat dengan warga.

“Mari kita jadikan Posyandu sebagai rumah bersama untuk melayani masyarakat, dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan gotong royong,” pungkas Sorimuda. (fad/han)

Editor : Johan Panjaitan
spm posyandu nominasi pelayanan