Padang Lawas Jadi Tuan Rumah OMI Zona IV Sumut 2026, 33 Siswa Terbaik Adu Cerdas

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 08:30 WIB
33 Siswa Terbaik Adu Cerdas di Bidang Sains dan Riset, Senin 5 Oktober 2026. (Mitra Harahap/Sumut Pos)
33 Siswa Terbaik Adu Cerdas di Bidang Sains dan Riset, Senin 5 Oktober 2026. (Mitra Harahap/Sumut Pos)

 

PADANG LAWAS, Sumutpos.jawapos.com-Kabupaten Padang Lawas menjadi panggung bagi para siswa madrasah terbaik untuk menguji kemampuan akademik dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Sumatera Utara Zona IV 2026.

Kompetisi tersebut resmi dibuka di Lapangan MTsN 1 Padang Lawas, Senin (5/10/2026), dengan mempertemukan 33 siswa terbaik dari empat wilayah di Sumatera Utara.

Para peserta berasal dari Kementerian Agama Padang Lawas, Kota Padangsidimpuan, Padang Lawas Utara, serta Labuhanbatu Selatan. Mereka akan beradu kemampuan selama dua hari, 5–6 Oktober 2026, dalam berbagai bidang sains dan ilmu pengetahuan.

Baca Juga: Minggu Ini Bakal Berubah! Ini Ramalan Tarot 12 Zodiak 5–11 Oktober 2026

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Padang Lawas, H. Ahmad Husein Nasution, S.Pd., M.M., mengatakan OMI tidak sekadar menjadi ajang kompetisi akademik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mengasah potensi sekaligus membangun daya saing generasi madrasah.

“OMI ini diselenggarakan untuk mengembangkan potensi anak-anak sekalian agar memiliki daya saing yang tangguh, terutama dalam bidang sains, teknologi, dan riset,” ujar Ahmad Husein.

33 Siswa Berebut Prestasi

Persaingan OMI Zona IV Sumut 2026 terbagi dalam tiga jenjang pendidikan, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

Kepala MTsN 1 Padang Lawas, Dr. Hj. Mahyarni Junida Nst, S.Pd., M.A., menjelaskan, sebanyak 33 peserta akan mengikuti kompetisi sesuai bidang yang telah ditentukan.

Dari jenjang MI, terdapat enam peserta yang bertanding dalam bidang Matematika dan IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial).

Pada jenjang MTs, sembilan siswa akan menguji kemampuan melalui tiga bidang, yakni Matematika, IPA, dan IPS.

Baca Juga: Ivan Gunawan Umrah 3 Hari, Fokus Minta Jodoh

Sementara persaingan paling banyak berlangsung di tingkat MA dengan 18 peserta. Mereka akan berkompetisi dalam bidang Matematika, Biologi, Kimia, Fisika, Ekonomi, dan Geografi.

Komposisi tersebut membuat persaingan tidak hanya menuntut penguasaan materi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, ketelitian, serta kecepatan dalam memecahkan persoalan.

Tak Sekadar Adu Kemampuan

Pembukaan OMI Zona IV Sumut 2026 berlangsung semarak. Nuansa kompetisi akademik berpadu dengan pertunjukan seni daerah yang ditampilkan para siswa.

Salah satunya tarian khas yang dibawakan siswa MIN Sibuhuan. Penampilan tersebut turut menghidupkan suasana sekaligus memperlihatkan bahwa prestasi akademik dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya.

OMI diharapkan tidak berhenti sebagai ajang mencari siswa berprestasi. Kompetisi ini juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk belajar menerima tantangan, menjunjung sportivitas, dan membangun kepercayaan diri.

Baca Juga: Halle Berry Dituduh Lakukan Kekerasan pada Anak

Pertemuan siswa dari empat wilayah juga membuka ruang interaksi antarmadrasah. Di tengah ketatnya persaingan, mereka tetap didorong membangun silaturahmi dan pengalaman bersama.

Dari Padang Lawas, OMI Zona IV Sumut 2026 menjadi momentum untuk melihat sejauh mana potensi generasi madrasah mampu bersaing di bidang sains, teknologi, dan riset.(mit/han)

Editor : Johan Panjaitan
zona IV sains Omicron madrasah akademik