HUT ke-62 Golkar Deliserdang Diwarnai Absennya Tiga Legislator Pendukung Mosi Tak Percaya

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 21:54 WIB

 

Acara syukuran HUT ke 62 Golkar Deliserdang, Ketua DPD Partai Golkar Deliserdang merupakan Wakil Ketua DPRD Deliserdang, H. Hamdani Syahputra, S.Sos, M.H., Ketua Fraksi Golkar Deliserdang, Zul Amri, S.T., serta Anggota DPRD Deliserdang Fraksi Golkar, Bayu Anggara, S.H. dan Kombes Pol (Purn) Purnama Barus, S.H., M.H. di kantor DPD Deliserdang Jalan Karya Jasa, Kecamatan Lubukpakam, Kab Deliserdang.(Batara/Sumut Pos)
Acara syukuran HUT ke 62 Golkar Deliserdang, Ketua DPD Partai Golkar Deliserdang merupakan Wakil Ketua DPRD Deliserdang, H. Hamdani Syahputra, S.Sos, M.H., Ketua Fraksi Golkar Deliserdang, Zul Amri, S.T., serta Anggota DPRD Deliserdang Fraksi Golkar, Bayu Anggara, S.H. dan Kombes Pol (Purn) Purnama Barus, S.H., M.H. di kantor DPD Deliserdang Jalan Karya Jasa, Kecamatan Lubukpakam, Kab Deliserdang.(Batara/Sumut Pos)

 

LUBUKPAKAM, Sumutpos.jawapos.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar di Kabupaten Deliserdang tak hanya diwarnai kegiatan sosial, tetapi juga menyisakan sorotan terhadap soliditas internal partai. Tiga anggota DPRD Deliserdang dari Fraksi Golkar yang sebelumnya ikut menandatangani mosi tidak percaya terhadap pimpinan DPRD, tidak terlihat menghadiri kegiatan syukuran di Kantor DPD Golkar Deliserdang, Senin (19/10/2026).

Ketiganya adalah Rahman, S.Pd., Siswo Adi Suwito, dan Benyamin Ginting. Ketidakhadiran mereka menjadi perhatian di tengah polemik mosi tidak percaya yang melibatkan puluhan anggota DPRD Deliserdang, termasuk sejumlah legislator dari partai berlambang pohon beringin tersebut.

Ketua DPD Partai Golkar Deliserdang yang juga Wakil Ketua DPRD Deliserdang, H. Hamdani Syahputra, S.Sos., M.H., mengaku menyayangkan absennya ketiga kadernya dalam peringatan hari jadi partai.

Menurut Hamdani, kehadiran kader dalam kegiatan partai merupakan bagian dari etika organisasi. Terlebih, para anggota DPRD tersebut dapat menduduki jabatan legislatif melalui kendaraan politik Partai Golkar.

Baca Juga: Langgar Keputusan Prabowo, Tiga Anggota DPRD Gerindra Deliserdang Disanksi SP-1

“Secara etika, beliau-beliau itu berada di fraksi karena Partai Golkar, sehingga selayaknya juga hadir dalam HUT Partai Golkar,” ujar Hamdani seusai kegiatan.

Peringatan HUT ke-62 Golkar Deliserdang berlangsung selama dua hari, mengikuti arahan Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Andar Amin Harahap.

Pada hari pertama, kegiatan diisi dengan syukuran, pemotongan nasi tumpeng, serta pembagian ratusan paket sembako kepada kader dan masyarakat sekitar. Selanjutnya, pada Selasa (20/10/2026), kegiatan dijadwalkan berlanjut dengan ziarah ke makam pahlawan di Lubukpakam dan pemberian tali asih kepada ratusan anak yatim piatu.

Sejumlah pengurus dan kader terlihat hadir, di antaranya Hamdani Syahputra, Sekretaris DPD Golkar Deliserdang yang juga Ketua Fraksi Golkar Zul Amri, S.T., serta anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Bayu Anggara, S.H., dan Kombes Pol (Purn) Purnama Barus, S.H., M.H.

AMPG Minta Tiga Kader Ditindak Tegas

Sorotan terhadap ketidakhadiran tiga legislator tersebut juga datang dari Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Deliserdang, Dharma Syahputra Purba.

Dharma meminta DPD Golkar Deliserdang mengambil langkah tegas terhadap ketiga kader yang tidak menghadiri peringatan HUT partai dan turut menandatangani mosi tidak percaya terhadap pimpinan DPRD.

Baca Juga: Pengurus Ormas Tewas Ditembak di Dalam Mobil, Delapan Warga Ikut Jadi Korban

“Saya meminta DPD Partai Golkar Deliserdang untuk menindak tegas tiga kader yang tidak hadir dalam HUT partai dan ikut menandatangani mosi tidak percaya tersebut, karena itu sudah mencoreng marwah Partai Golkar,” tegas Dharma.

Desakan tersebut menambah tekanan terhadap internal Golkar Deliserdang untuk menyikapi perbedaan sikap di antara sesama kader, terutama setelah munculnya mosi tidak percaya yang melibatkan sejumlah anggota DPRD.

Hamdani sendiri menegaskan bahwa pihaknya menyayangkan tindakan tiga anggota fraksi yang ikut menandatangani mosi tersebut tanpa koordinasi dengan pimpinan partai di tingkat kabupaten.

“Itu sangat kita sayangkan ada tiga anggota fraksi yang ikut menandatangani mosi tidak percaya. Itu yang mereka lakukan tanpa koordinasi,” katanya.

Ia juga menyebut pihaknya telah menerima informasi bahwa dalam mekanisme kepartaian tidak dikenal adanya mosi tidak percaya terhadap pimpinan DPRD sebagaimana yang dilakukan para legislator tersebut.

Baca Juga: Dinkes Sumut Imbau Warga Tetap Waspada walau Kualitas Udara Membaik

Menurut Hamdani, surat yang ditandatangani 34 anggota DPRD Deliserdang dan turut disampaikan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) itu telah menjadi persoalan yang perlu diklarifikasi melalui mekanisme organisasi.

Golkar Deliserdang Koordinasi dengan DPD Sumut

Meski menyayangkan tindakan ketiga legislator tersebut, Hamdani menyatakan bahwa langkah selanjutnya akan ditempuh melalui koordinasi dengan DPD Partai Golkar Sumatera Utara.

Pihaknya akan meminta arahan mengenai kemungkinan sanksi terhadap ketiga kader yang dinilai tidak sejalan dengan sikap pimpinan partai.

Hamdani juga mengajak seluruh kader untuk tetap menjaga kekompakan, terutama menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Deliserdang yang direncanakan berlangsung pada awal bulan berikutnya.

Baca Juga: Jaga Kesehatan Usus dengan Meningkatkan Jumlah Bakteri Baik, Ini Caranya

Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen untuk terus membesarkan partai dan mempertahankan kedekatan Golkar dengan masyarakat.

“Partai Golkar selalu dekat dengan masyarakat. Kita sudah berpihak kepada masyarakat. Kita Golkar hadir membela masyarakat, seperti membela SMP Al-Wasliyah, hadir di tengah-tengah masyarakat, membantu masyarakat. Kantor akan dibuka 24 jam untuk aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Hamdani juga menyampaikan dukungannya terhadap Prabowo Subianto untuk Pemilu 2029 serta menegaskan kesetiaannya kepada siapa pun yang memimpin Partai Golkar.(btr/han)

Editor : Johan Panjaitan
hut absen anggota dprd Golkar Deliserdang mosi tak percaya