100 Unit Laptop Diduga Raib dari SMP Negeri 4 Binjai

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:30 WIB
Gerbang SMP Negeri 4 Binjai. (Teddy Akbari/Sumut Pos )
Gerbang SMP Negeri 4 Binjai. (Teddy Akbari/Sumut Pos )

 

BINJAI, Sumutpos.jawapos.com- Laporan hasil pemeriksaan auditor tahun anggaran 2025, menuliskan hal yang mengejutkan. Sebanyak 100 unit laptop merek Lenovo dengan seri NB V330 yang diproduksi tahun 2018, diduga raib atau hilang dari Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Binjai.

Dalam laporan hasil pemeriksaan auditor, tercatat SMP Negeri 4 Binjai menguasai atau memiliki 116 laptop merek Lenovo. Penguasaan itu juga masuk dalam kartu inventaris barang dengan nilai perolehan Rp819.525.200.

Belum diketahui persis, pembelian laptop itu tahun berapa. Namun begitu, Kepala Bidang Aset Kota Binjai, Umrizal Ginting, mengakui temuan auditor tersebut.

"Laptop itu hilang dari sekolah," kata Umrizal saat dikonfirmasi, akhir pekan kemarin.

Baca Juga: GABSI Sumut Seleksi Atlet Menuju Kejuaraan Asean 2026

Kata dia, pihak sekolah juga sudah membuat laporan polisi atas peristiwa dugaan pencurian tersebut. Atas hilangnya aset elektronik ini, sambung Umrizal, Kepala SMP Negeri 4 Binjai bersedia mengganti rugi.

"Upaya tindaklanjutnya dengan proses TPTGR (tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi), berdasarkan hasil dari Inspektorat," kata dia.

Bahkan, menurut Umrizal, pucuk pimpinan pada SMP Negeri 4 Binjai juga telah melakukan pencicilan atas kehilangan barang tersebut. Dia menyebut, SMP Negeri 4 Binjai meminta waktu satu tahun untuk proses pengembalian dengan cara cicil.

"Kepala sekolah bersedia mengganti rugi dan tidak terima dengan melaporkan kehilangan ini ke polisi. Untuk kasusnya sudah terungkap atau belum, kami tidak mengetahui," kata Umrizal.

Disoal besaran ganti rugi yang harus dibayarkan, menurut Umrizal, tidak seperti nilai perolehan. "Itu ada hitungannya, tidak lah sebesar yang diperoleh," pungkasnya.

Baca Juga: Pemkab Langkat Hadir Bantu Korban Kebakaran di Salapian

Tidak hanya SMP Negeri 4 Binjai yang mendapat sorotan auditor. SMP Negeri 14 Binjai juga tercatat tidak dapat menunjukkan barang elektrik laptop merek HP dengan seri NB 240 C6.

Dalam kartu inventaris barang, aset itu tercatat sebanyak dua unit dan auditor mengungkap barang yang hilang sebanyak satu unit. Laptop yang diproduksi pada medio 2017 sampai 2019 itu, diperoleh dengan nilai Rp5.950.000. (ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
laptop raib auditor smp negeri 1 inspektorat