Perdana Digelar, POPKAB Nisel 2026 Jadi Ajang Berburu Bibit Atlet Muda

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:30 WIB
Kadis Disbudparpora Nisel, Anggraeni Dachi, S.P., M.Si., pada saat menyampaikan laporan. Rabu, (28/10/2026). (Eriusman Duha/Sumut Pos)
Kadis Disbudparpora Nisel, Anggraeni Dachi, S.P., M.Si., pada saat menyampaikan laporan. Rabu, (28/10/2026). (Eriusman Duha/Sumut Pos)

 

NISEL, Sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Nias Selatan mulai memperkuat pembinaan olahraga sejak usia pelajar. Melalui Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) 2026, Pemkab Nias Selatan berupaya menjaring bibit-bibit atlet potensial dari berbagai kecamatan untuk dipersiapkan menjadi andalan daerah di tingkat provinsi hingga nasional.

POPKAB 2026 resmi dibuka di Lapangan Orurusa, Teluk Dalam, Rabu (28/10/2026). Ajang yang untuk pertama kalinya digelar di Nias Selatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Pembukaan dilakukan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Fataloza Giawa, S.H., M.H., yang hadir mewakili Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia.

Baca Juga: Fiorentina vs Atalanta BC: La Viola Memburu Kemenangan, Misi Keluar dari Zona Degradasi

Dalam arahan tertulis Bupati yang dibacakan Fataloza Giawa, ditegaskan bahwa POPKAB tidak sekadar menjadi arena persaingan untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan bakat, mengasah mental bertanding, serta membentuk karakter yang tangguh.

Menurut Bupati, olahraga juga mengajarkan kedisiplinan, kerja sama tim, dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan tema Hari Sumpah Pemuda 2026, yakni “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.

Nias Selatan dinilai memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet berprestasi. Karena itu, pembinaan sejak usia pelajar perlu dilakukan secara terarah dan berkelanjutan agar potensi tersebut tidak berhenti sebatas bakat, tetapi dapat berkembang menjadi prestasi.

“Kita ingin memastikan bahwa pembinaan atlet muda berjalan secara berkelanjutan, sehingga ke depan kalianlah yang akan membawa nama harum Nias Selatan yang kita cintai ini di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujar Fataloza saat membacakan arahan Bupati.

Kepada para atlet pelajar, Bupati berpesan agar mengikuti pertandingan dengan sungguh-sungguh dan menunjukkan kemampuan terbaik. Namun, prestasi harus tetap diraih dengan menjunjung tinggi kejujuran, sportivitas, serta jiwa kesatria.

POPKAB juga diharapkan mempererat persaudaraan antarpelajar dari seluruh wilayah Nias Selatan. Dengan demikian, kompetisi tidak hanya melahirkan pemenang, tetapi juga membangun semangat kebersamaan di kalangan generasi muda.

Baca Juga: Banjir Meluas di Sumut, 694 Warga Terdampak di Langkat, 603 Orang Dievakuasi di Medan

Bupati turut mengingatkan para wasit agar menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan objektif. Sementara itu, pelatih dan ofisial diminta memberikan pendampingan optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan serta kesehatan atlet.

Dua Cabor Dipertandingkan hingga 10 November

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Nias Selatan, Anggraeni Dachi, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa POPKAB 2026 mempertandingkan dua cabang olahraga, yakni futsal dan tenis meja tunggal putra.

Kompetisi berlangsung mulai 28 Oktober hingga 10 November 2026. Pertandingan futsal digelar di Lapangan Orurusa, Teluk Dalam, sedangkan cabang tenis meja berlangsung di Gedung PAS Cinta Kasih.

Pada cabang futsal tingkat SMA/SMK sederajat, tercatat 18 klub sekolah ambil bagian dengan total 216 atlet serta 36 pelatih dan ofisial.

Sementara itu, cabang tenis meja untuk kelompok usia pelajar 10–17 tahun diikuti 36 atlet, didampingi 16 pelatih dan ofisial.

Jumlah peserta tersebut menjadi bagian dari upaya menghidupkan kompetisi olahraga di kalangan pelajar sekaligus membuka ruang bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Pembukaan POPKAB 2026 turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atau perwakilannya, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua KONI Nias Selatan, Ketua PSSI, Ketua PTMSI, kepala sekolah, guru pendamping, pelatih, ofisial, serta para atlet peserta.(eri/han)

Editor : Johan Panjaitan
bibit atlet Pemkab Nias Selatan popkab