Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Dua Hari Beroperasi, 5.267 Kendaraan Lintasi Tol Tanjungpura-Pangkalanbrandan

Johan Panjaitan • Kamis, 13 Maret 2025 | 14:50 WIB
Gerbang Tol Pangkalanbrandan. Istimewa/Sumut Pos
Gerbang Tol Pangkalanbrandan. Istimewa/Sumut Pos

STABAT, SUMUTPOS.CO- PT Hutama Karya mencatat ada 5.267 kendaraan yang melintas ruas tol Tanjungpura-Pangkalanbrandan. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya antusias pengendara atau masyarakat menggunakan ruas tol dengan panjang 18,85 km.

Ruas Tanjungpura-Pangkalanbrandan pada Jalan Tol Binjai-Langsa itu merupakan hari kedua beroperasi. Pengoperasiannya diharap dapat mempersingkat konektivitas wilayah Sumatera Utara menuju Aceh.

Branch Manager Tol Binjai-Langsa, Medya Gustian menjelaskan, PT HK mencatat ada 5.267 kendaraan yang telah melintasi pada ruas Tanjungpura-Pangkalanbrandan pada hari pertama dan kedua beroperasi. Ia pun mengakui, jumlah kendaraan itu menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap jalan tol seksi Tanjungpura-Pangkalanbrandan.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim menambahkan, pengoperasian ruas tol ini mengefisiensi waktu perjalanan dari Kota Binjai ke Pangkalanbrandan. Artinya jika tanpa menggunakan jalan tol jarak tempuh menelan waktu 1,5 jam, kini cukup 30 menit saja.

Ini tentunya akan memudahkan waktu tempuh pemudik dari Bandara Kualanamu Medan menuju Pangkalanbrandan hingga Langsa, Aceh.

"Saat ini masih dalam tahap sosialisasi dan belum bertarif. Namun, pengguna jalan tetap diwajibkan membawa kartu uang elektronik untuk tapping saat memasuki gerbang tol," ujar Adjib, Kamis (13/3/2025).

"Selain itu, pengguna yang melanjutkan perjalanan ke arah Kota Binjai melalui Gerbang Tol Tanjungpura tetap dikenakan tarif normal sesuai ruas yang telah beroperasi dan ditetapkan tarif sebelumnya," sambungnya.

Ia meminta untuk sama-sama menjaga kebersihan dan kenyamanan di seluruh area operasional serta memastikan kesiapan tol dalam menghadapi arus Mudik Lebaran 2025. Kata Adjib, kebersihan dan kenyamanan di setiap fasilitas jalan tol harus menjadi prioritas utama.

Terutama dalam menghadapi lonjakan trafik saat periode mudik nanti. "Dengan kesiapan yang matang, ruas tol ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," tukasnya. (ted/han)

 

Editor : Johan Panjaitan
#pt hutama karya #Tol Tanjungpura