Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Gen Z Mulai Menjadikan Traveling Sebagai Prioritas Hidup, Bukan Sekadar Liburan

Redaksi • Jumat, 17 Juli 2026 | 20:29 WIB
 Ilustrasi. Sebanyak 50% responden Gen Z menyatakan bahwa mereka lebih memilih memprioritaskan liburan dibandingkan mengejar pencapaian karier.(Instagram @pandemictalks)
Ilustrasi. Sebanyak 50% responden Gen Z menyatakan bahwa mereka lebih memilih memprioritaskan liburan dibandingkan mengejar pencapaian karier.(Instagram @pandemictalks)

sumutpos.jawapos.com - Bagi generasi muda, perjalanan kini memiliki makna yang lebih besar dari sekadar aktivitas untuk melepas lelah. Khususnya di kalangan Gen Z, traveling mulai dipandang sebagai bagian dari identitas diri, sumber pengalaman hidup, hingga bentuk investasi pribadi yang tak kalah penting dibanding pencapaian profesional.

Melansir Instagram @pandemictalks, Jumat (17/7/2026), hal tersebut terungkap melalui survei Global Hotel Alliance (GHA) terhadap lebih dari 34 juta anggota program GHA DISCOVERY. Dalam survei tersebut, sebanyak 50% responden Gen Z menyatakan bahwa mereka lebih memilih memprioritaskan liburan dibandingkan mengejar pencapaian karier.

Sementara itu, secara keseluruhan, 65% responden menilai perjalanan merupakan bagian penting dari jati diri mereka.

Baca Juga: Diduga Edarkan Happy Water ke Pengunjung, Pegawai Spa di Medan Ditangkap

Perubahan cara pandang ini menunjukkan bahwa generasi muda semakin menghargai pengalaman dibandingkan sekadar pencapaian material. Bagi banyak Gen Z, menjelajahi tempat baru, mengenal budaya berbeda, dan menciptakan kenangan menjadi bagian dari cara mereka membangun identitas.

Perubahan gaya hidup tersebut juga terlihat dari rencana perjalanan wisatawan pada 2026. Rata-rata responden memperkirakan akan melakukan sekitar enam perjalanan pribadi, lebih banyak dibandingkan perjalanan bisnis yang berada di angka empat perjalanan.

Wisatawan saat ini tidak hanya mencari destinasi populer, tetapi mulai tertarik mengeksplorasi tempat-tempat baru yang menawarkan pengalaman berbeda. Kota kecil, kawasan pedesaan, serta destinasi yang lebih tenang semakin diminati karena dianggap mampu memberikan suasana liburan yang lebih autentik dan personal.

Baca Juga: Restoran Kalasan, Lembur Kuring, Kembang di Tanjung Morawa serta Srikandi di Duga Langgar Pengelolaan Limbah

Selain mengejar lokasi yang unik, wisatawan juga semakin memperhatikan kualitas pengalaman selama perjalanan. Liburan tidak lagi hanya tentang mengunjungi banyak tempat, tetapi bagaimana setiap momen terasa lebih bermakna.

Teknologi kecerdasan buatan (AI) juga mulai menjadi bagian dari proses perencanaan perjalanan. Banyak wisatawan memanfaatkan AI untuk mencari rekomendasi destinasi, menyusun jadwal perjalanan, hingga menemukan pilihan akomodasi yang sesuai kebutuhan.

Namun, meski teknologi semakin berperan dalam menentukan rencana liburan, kebutuhan akan pengalaman menginap yang berkualitas tetap menjadi faktor utama. Mayoritas responden mengaku bersedia mengeluarkan biaya lebih besar demi mendapatkan layanan hotel yang lebih baik.

Baca Juga: Wagub Sumut Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026

Hal ini menunjukkan bahwa wisatawan modern tidak hanya mencari tempat untuk bermalam, tetapi menginginkan pengalaman yang nyaman, berkesan, dan sesuai dengan gaya hidup mereka.

Dengan semakin kuatnya tren tersebut, traveling diprediksi akan terus menjadi bagian penting dari kehidupan Gen Z. Bagi generasi ini, perjalanan bukan hanya tentang berpindah tempat, melainkan cara untuk mengenal diri, memperluas wawasan, dan menciptakan cerita yang melekat dalam perjalanan hidup.(lin)

Editor : Redaksi
traveling Travel Trend Lifestyle Gen Z Liburan Bermakna Gen Z