sumutpos.jawapos.com - Jepang kembali mencatat rekor baru dalam jumlah penduduk berusia 100 tahun atau lebih. Berdasarkan laporan The New York Times, Negeri Sakura kini memiliki 107.677 orang yang masuk kategori centenarian, atau mereka yang telah mencapai usia satu abad.
Melansir Instagram @pandemictalks, Senin (21/9/2026), jumlah tersebut meningkat hampir 8.000 orang dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi angka tertinggi sepanjang pencatatan di Jepang. Dari total tersebut, perempuan mendominasi dengan persentase mencapai 88 persen, menunjukkan tingginya angka harapan hidup perempuan di negara tersebut.
Pemerintah Jepang menyebut beberapa faktor yang berkontribusi terhadap panjangnya usia masyarakatnya, mulai dari pola makan yang lebih sehat, kebiasaan tetap aktif dalam kehidupan sehari-hari, hingga sistem layanan kesehatan yang mudah diakses. Pemeriksaan kesehatan secara rutin juga menjadi salah satu upaya yang membantu mendeteksi dan menangani berbagai masalah kesehatan sejak dini.
Baca Juga: BPOM Investigasi Skin Booster Asal Korea Selatan yang Diklaim Mengandung Jaringan Kulit Manusia
Namun, meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia juga membawa tantangan besar bagi Jepang. Kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan rendahnya angka kelahiran yang membuat jumlah penduduk usia produktif terus berkurang.
Penyusutan populasi pekerja menjadi salah satu persoalan yang tengah dihadapi pemerintah Jepang karena berdampak pada kebutuhan tenaga kerja, keberlanjutan sistem jaminan sosial, serta pembiayaan layanan bagi kelompok lansia yang terus bertambah.
Dengan populasi lansia yang semakin besar, Jepang kini menghadapi tantangan untuk menjaga keseimbangan antara meningkatnya harapan hidup masyarakat dan ketersediaan sumber daya untuk mendukung kehidupan generasi mendatang.(lin)
Editor : Redaksi