Akses Layanan Healing 119 Meningkat, Ratusan Penelepon Antre Dapatkan Konseling

Redaksi • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 06:00 WIB
Healing 119 Kemenkes menghadapi lonjakan akses hingga ratusan penelepon per shift.(Instagram @cretivox)
Healing 119 Kemenkes menghadapi lonjakan akses hingga ratusan penelepon per shift.(Instagram @cretivox)

 

sumutpos.jawapos.com - Layanan kesehatan jiwa Healing 119 milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dilaporkan mengalami peningkatan jumlah akses dalam beberapa waktu terakhir. Dalam satu shift pelayanan, jumlah penelepon disebut dapat mencapai sekitar 500 hingga 600 orang, sementara tenaga psikolog yang tersedia masih terbatas.

Melansir Instagram @cretivox, Jumat (25/9/2026), dalam satu periode kerja selama tiga jam, layanan tersebut hanya didukung sekitar lima psikolog yang harus melayani ratusan orang dengan berbagai keluhan kesehatan jiwa. Kondisi ini membuat waktu konseling perlu diatur agar lebih banyak masyarakat tetap bisa mendapatkan bantuan.

Lonjakan akses Healing 119 disebut terjadi sejak program Cek Kesehatan Gratis (CKG) berjalan. Melalui program tersebut, semakin banyak masalah kesehatan, termasuk persoalan kesehatan jiwa yang sebelumnya belum teridentifikasi, mulai terungkap.

Baca Juga: Macklemore Siapkan Konser, Keuntungan untuk Palestina

Karena tingginya jumlah permintaan layanan, sesi konseling untuk setiap penelepon dibatasi maksimal 30 menit. Pengaturan durasi ini dilakukan agar pelayanan dapat diberikan secara bergantian kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kemenkes kini menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan kapasitas operasional Healing 119. Penguatan layanan kesehatan jiwa di tingkat puskesmas juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses bantuan bagi masyarakat.

Tingginya jumlah pengguna layanan menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap dukungan kesehatan jiwa semakin terlihat. Bagi sebagian masyarakat, mendapatkan kesempatan untuk berbicara dengan tenaga profesional kini menjadi proses yang membutuhkan waktu tunggu karena tingginya permintaan.(lin)

Editor : Redaksi
Healing119 psikologi kesehatan jiwa kemenkes cek kesehatan gratis