DAIRI, Sumutpos.jawapos.com – Sebuah video perayaan ulang tahun seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Dairi mendadak viral di media sosial. Sorotan publik tertuju pada kue ulang tahun yang memuat tulisan sensitif: “Ratu Bokep”.
Oknum ASN berinisial ARKS, yang diketahui menjabat sebagai Bendahara Pengeluaran di BKAD Dairi, menjadi pusat perhatian setelah video tersebut beredar luas dan menuai beragam reaksi dari warganet.
Kepala BKAD Dairi, Rahmat Syah Munthe, membenarkan bahwa sosok dalam video tersebut merupakan pegawai aktif di instansinya. Ia mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah video menjadi viral.
“Benar, yang bersangkutan adalah ASN BKAD. Kami mengetahui setelah ramai diperbincangkan di media sosial,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).
Baca Juga: APBN Tanggung Rp1,77 Triliun Tambahan Ongkos Pesawat Haji
Perayaan ulang tahun itu sendiri berlangsung di kantor BKAD dan dihadiri rekan kerja dari internal serta sejumlah ASN dari lingkungan Sekretariat Daerah. Namun, momen yang seharusnya bersifat internal itu justru memicu polemik setelah diunggah ke ruang publik.
Menindaklanjuti hal tersebut, pihak BKAD telah memanggil ARKS untuk klarifikasi. Hasilnya, yang bersangkutan dijatuhi sanksi disiplin berupa teguran, mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
“Yang bersangkutan telah diberikan sanksi karena penggunaan narasi yang sensitif dan menimbulkan persepsi negatif di masyarakat,” tegas Rahmat Syah.
Tak hanya itu, ARKS juga dikenai pembatasan aktivitas di media sosial. Ia dilarang membuat konten selama tiga bulan ke depan, baik yang bersifat hiburan maupun informatif.
Saat dikonfirmasi terpisah, ARKS mengakui bahwa video tersebut merupakan dokumentasi perayaan ulang tahunnya yang berlangsung pada 7 April 2026. Ia menjelaskan, kejutan ulang tahun datang dalam dua sesi—pagi dari rekan kerja BKAD, dan sore hari dari teman-teman di luar instansi.
Baca Juga: Bayern Haus Gol, Real Madrid Terancam Tersingkir
Menurutnya, kue dengan tulisan “Ratu Bokep” merupakan bagian dari candaan internal yang berasal dari nama grup WhatsApp pertemanan mereka.
“Itu sebenarnya singkatan dari ‘Barisan Orang Keren Punya’. Saya yang paling tua di grup, jadi dijuluki ‘Ratu’,” jelasnya.
ARKS menegaskan tidak ada niat menyisipkan makna negatif dalam unggahan tersebut. Ia juga mengakui bahwa video itu diunggah ke media sosial sebagai bagian dari aktivitasnya sebagai konten kreator.
“Saya hanya ingin menambah followers. Tidak ada maksud lain,” katanya.
Meski demikian, ia menerima sanksi yang dijatuhkan dan menyatakan akan lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial ke depan.(rud/han)
Editor : Johan Panjaitan