Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Elon Musk Pecahkan Sejarah, Jadi Triliuner Pertama Dunia Berkat IPO SpaceX

Redaksi • Senin, 15 Juni 2026 | 21:02 WIB
Elon Musk, resmi menjadi manusia pertama yang memiliki kekayaan lebih dari US$ 1 triliun atau sekitar Rp 18.000 triliun.(Instagram @pandemictalks)
Elon Musk, resmi menjadi manusia pertama yang memiliki kekayaan lebih dari US$ 1 triliun atau sekitar Rp 18.000 triliun.(Instagram @pandemictalks)

 

sumutpos.jawapos.com - Dunia bisnis dan teknologi kembali mencatat sejarah baru. Pendiri SpaceX dan Tesla, Elon Musk, resmi menjadi manusia pertama yang memiliki kekayaan lebih dari US$ 1 triliun atau sekitar Rp 18.000 triliun.

Melansir Instagram @pandemictalks, Senin (15/6/2026), pencapaian luar biasa itu terjadi hanya dalam hitungan jam setelah saham SpaceX mulai diperdagangkan di bursa Nasdaq pada Jumat (12/6). Perusahaan antariksa yang selama ini menjadi simbol ambisi eksplorasi luar angkasa tersebut langsung mencuri perhatian investor global.

SpaceX melantai di bursa dengan harga penawaran umum perdana (IPO) sebesar US$ 135 per saham. Namun antusiasme pasar membuat harga sahamnya melesat tajam hingga sempat menyentuh US$ 176,45 sebelum akhirnya ditutup pada level US$ 159 per lembar.

Baca Juga: Sering Main Ponsel di Toilet? Kebiasaan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Ambeien

Lonjakan harga saham tersebut secara instan mendongkrak nilai kepemilikan Musk di SpaceX. Dalam satu hari perdagangan, kekayaannya bertambah sekitar US$ 188 miliar, angka yang bahkan melampaui total kekayaan banyak miliarder dunia.

Tambahan fantastis itu membuat total aset Musk menembus angka psikologis US$ 1 triliun, menjadikannya orang pertama dalam sejarah yang mencapai status triliuner.

Meski menjadi pusat perhatian dunia, Musk memilih tidak hadir langsung di gedung Nasdaq saat seremoni pembukaan perdagangan. Ia justru melakukan prosesi simbolis tersebut dari Starbase, kompleks peluncuran roket milik SpaceX di Texas yang selama beberapa tahun terakhir menjadi pusat berbagai misi luar angkasa perusahaan.

Baca Juga: Faisal Hasrimy Segera Dihadirkan di Sidang Smartboard Langkat

Dalam sambutannya, Musk mengaku terharu melihat perjalanan panjang perusahaan yang ia dirikan lebih dari dua dekade lalu.

"Sulit dipercaya bahwa sebuah perusahaan kecil yang dimulai di sebuah gudang di El Segundo kini melantai dengan IPO terbesar yang pernah ada," ujarnya.

Perjalanan SpaceX memang jauh dari kata mudah. Saat didirikan pada 2002, perusahaan itu sempat mengalami serangkaian kegagalan peluncuran yang nyaris membuatnya bangkrut. Namun ketekunan dan investasi besar yang digelontorkan Musk perlahan mengubah SpaceX menjadi pemain dominan di industri antariksa global.

Baca Juga: Ambulans Terjun ke Jurang 300 Meter di Tanah Pinem, Perawat Asal Gayo Lues Tewas

Kini SpaceX tidak hanya melayani peluncuran satelit komersial, tetapi juga menjadi mitra utama badan antariksa Amerika Serikat, NASA, dalam berbagai misi luar angkasa. Perusahaan tersebut juga mengembangkan Starlink, jaringan internet satelit yang telah digunakan jutaan pelanggan di berbagai negara.

Status triliuner yang kini disandang Musk diperkirakan akan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia teknologi, bisnis, dan eksplorasi antariksa.

Kabar Elon Musk menjadi triliuner pertama dunia langsung memicu gelombang komentar di media sosial. Banyak warganet mengaku takjub dengan pencapaian tersebut, sementara sebagian lainnya menyoroti besarnya kesenjangan ekonomi global.

"Orang lain sibuk mengejar gaji bulanan, Elon Musk menambah kekayaan US$ 188 miliar dalam sehari. Benar-benar beda level," tulis seorang pengguna X.

Baca Juga: Kawal Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Medan : Data Yang Terkumpul, Akan Dijadikan Dasar Penyusunan Kebijakan Pemerintah

Komentar lain bernada kagum menyebut pencapaian Musk sebagai bukti bahwa inovasi dan keberanian mengambil risiko dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

"Terlepas suka atau tidak dengan Musk, tidak bisa dimungkiri dia berhasil mengubah industri otomotif, pembayaran digital, internet satelit, dan sekarang antariksa," tulis netizen lainnya.

Namun tidak sedikit pula yang memberikan respons satir.

"Kalau saya kehilangan Rp100 ribu bisa kepikiran seminggu. Elon Musk kehilangan US$ 10 miliar mungkin masih tidak terasa," canda seorang pengguna media sosial.

Ada pula yang menyoroti ironi di tengah masih banyaknya masyarakat dunia yang hidup dalam kemiskinan.

"Satu orang punya lebih dari US$ 1 triliun, sementara jutaan orang masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Dunia memang unik," tulis akun lainnya.

Meski menuai beragam tanggapan, mayoritas netizen sepakat bahwa pencapaian tersebut merupakan momen bersejarah dalam dunia bisnis global. Untuk pertama kalinya, dunia menyaksikan lahirnya seorang triliuner, sebuah status yang selama ini lebih sering muncul dalam film fiksi ketimbang kenyataan.(lin)

Editor : Redaksi
#spacex #Triliuner #ipo #elon musk #orang terkaya dunia