Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pulang Kampung, Jeka Saragih Turun ke Jalan Rusak Simalungun

Redaksi • Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB
Aksi petarung MMA asal Simalungun, Jeka Saragih perbaiki jalan di kampung halamanya viral. (Instagram @jekasaragih)
Aksi petarung MMA asal Simalungun, Jeka Saragih perbaiki jalan di kampung halamanya viral. (Instagram @jekasaragih)

 

sumutpos.jawapos.com – Aksi petarung MMA asal Simalungun, Jeka Saragih, kembali menjadi sorotan publik setelah video dirinya ikut memperbaiki jalan rusak di kampung halamannya viral di media sosial. Dalam video tersebut, Jeka terlihat berada di lokasi perbaikan jalan di kawasan Sondiraya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dekat alat berat ekskavator yang sedang bekerja.

Melansir Instagram @pandemictalks, Kamis (25/6/2026), Jeka menyebut langkah itu sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi infrastruktur di daerahnya. Ia juga mengaku ikut membantu menggunakan dana pribadi untuk mendukung perbaikan sementara agar akses warga lebih aman dilalui. Dalam unggahannya, ia menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan jalan provinsi yang sudah lama mengalami kerusakan.

“Meskipun saya hanya melakukan sedikit perbaikan, ini adalah ungkapan cinta saya untuk kalian semua,” tulis Jeka dalam pernyataannya yang kemudian ramai dibagikan ulang oleh warganet.

Baca Juga: Nama Eks Ketua Hipmi, Akbar Himawan Buchari Disebut dalam Sidang Korupsi DJKA

Aksi tersebut bukan kali pertama Jeka menyuarakan kondisi kampung halamannya. Saat berlaga di UFC, ia juga pernah menyinggung persoalan infrastruktur dan keterbatasan jaringan internet di wilayah tersebut.

Video itu kemudian memicu diskusi luas di media sosial. Banyak warganet menilai aksi Jeka sebagai bentuk kepedulian yang jarang dilakukan figur publik, namun sekaligus menjadi cermin bahwa masih ada persoalan infrastruktur yang belum terselesaikan di daerah.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan bahwa perbaikan jalan merupakan tanggung jawab pemerintah. Ia mengakui bahwa keterbatasan anggaran membuat pembangunan harus dilakukan secara bertahap dan berbasis prioritas.

Baca Juga: Wali Kota Tebing Tinggi Minta KADIN Tak Sekadar Forum, Tapi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Ia menjelaskan bahwa ruas jalan di kawasan tersebut sudah lama rusak dan berada di wilayah rawan longsor, sehingga tidak bisa langsung dilakukan pengaspalan tanpa perbaikan struktur tanah terlebih dahulu. Menurutnya, jika langsung diaspal, kerusakan berpotensi terulang karena kondisi tanah yang belum stabil.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan perbaikan struktur jalan akan dilakukan tahun ini dengan menggunakan APBD, sementara pengaspalan lanjutan ditargetkan menyusul setelah kondisi tanah dinilai aman.

Di media sosial, respons warganet pun beragam. Sebagian besar memberikan apresiasi kepada Jeka Saragih yang dinilai tidak melupakan kampung halamannya meski telah berkarier di level internasional. Banyak yang menyebut tindakannya sebagai bentuk kepedulian nyata yang menyentuh masyarakat langsung.

Baca Juga: Binjai Tembus Empat Besar MTQ Sumut 2026, Lompatan Prestasi Generasi Qurani

Ada juga warganet yang menyoroti kondisi infrastruktur daerah dengan nada kritis. Mereka mempertanyakan mengapa perbaikan baru mendapat perhatian setelah viral, dan menilai hal ini mencerminkan masih adanya kesenjangan pembangunan di wilayah pedesaan.

Sementara itu, sebagian lainnya mencoba melihat persoalan ini secara lebih seimbang. Mereka mengapresiasi kepedulian Jeka sekaligus berharap pemerintah dapat mempercepat proses perbaikan agar warga tidak terus terdampak kondisi jalan yang rusak.

Peristiwa ini kembali membuka ruang diskusi publik tentang pembangunan infrastruktur daerah, sekaligus menunjukkan bagaimana suara figur publik dan masyarakat di media sosial dapat mendorong perhatian lebih luas terhadap persoalan di lapangan.(lin)

Editor : Redaksi
#infrastruktur #sumut #jeka saragih #simalungun #jalan rusak