Anak Anggota DPRD Tasikmalaya Disorot Usai Komentar Pasien BPJS, Ayah Minta Maaf

Redaksi • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 22:30 WIB
Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Ade Lukman.
Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Ade Lukman.

 

sumutpos.jawapos.com - Nama NZ, anak pertama dari empat bersaudara, tengah menjadi sorotan publik setelah diduga melontarkan komentar terhadap salah satu pasien BPJS yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Kasus tersebut ramai diperbincangkan setelah unggahan di media sosial menyebar dan menuai beragam reaksi dari masyarakat.

Melansir Instagram @rumpi_gosip, Jumat (7/8/2026), NZ diketahui merupakan anak dari anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Ade Lukman. Menanggapi polemik yang menyeret nama anaknya, Ade Lukman menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.

Ade mengaku terkejut saat mengetahui peristiwa tersebut. Ia mengatakan sebagai orang tua, dirinya merasa terpukul mendengar kabar mengenai sikap anaknya yang menjadi perbincangan publik.

Baca Juga: Satpol PP Binjai Razia Pelajar Bolos, Soroti Lemahnya Disiplin dan Perkuat Pembinaan

“Yang di rumah sakit benar anak saya. Saya kaget, seperti tersedak, dan terpukul sekali sebagai orang tua,” ungkap Ade Lukman dalam pernyataannya yang beredar.

Ade menyebut dirinya belum sempat berbicara secara langsung dengan NZ karena saat kejadian anaknya sudah lebih dulu berangkat bekerja. Ia baru mengetahui persoalan tersebut setelah kembali dari rumah sakit.

“Pagi tadi sudah berangkat kerja dan belum sempat ngobrol apa-apa. Sekarang baru datang dari rumah sakit, belum saya interogasi,” tulis Ade.

Ia memastikan akan meminta penjelasan dari anaknya terkait kejadian tersebut. Menurutnya, status sebagai keluarga anggota dewan bukan alasan untuk membenarkan tindakan yang dianggap tidak pantas.

Baca Juga: Wali Kota Tebing Tinggi Ajak PKB Perkuat Sinergi demi Pembangunan Berkelanjutan

Permintaan maaf tersebut menjadi bentuk tanggung jawab moral sebagai orang tua sekaligus pejabat publik. Ade berharap persoalan tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi anaknya agar lebih berhati-hati dalam bersikap dan berkomunikasi, terutama kepada masyarakat yang sedang berada dalam kondisi membutuhkan bantuan.

Sementara itu, kabar mengenai NZ juga berdampak pada pekerjaannya. Meski berstatus sebagai anak anggota DPRD, NZ disebut terancam tidak mendapatkan perpanjangan kontrak kerja akibat polemik yang muncul.

Peristiwa ini kembali memunculkan perbincangan mengenai pentingnya empati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien pengguna BPJS yang selama ini menjadi bagian dari kelompok yang membutuhkan perhatian dalam layanan kesehatan.

Baca Juga: Media Communication Head JNE, Kurnia Nugraha Raih Penghargaan Indonesia Public Relations Top Leader

BPJS Kesehatan merupakan program jaminan kesehatan nasional yang digunakan masyarakat luas, termasuk kelompok masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya besar. Persoalan pelayanan terhadap peserta BPJS juga kerap menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk lembaga legislatif daerah.

Di media sosial, publik ramai mengecam apabila benar terdapat ucapan yang merendahkan pasien BPJS. Banyak warganet menilai tenaga maupun pihak yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan harus mengedepankan sikap manusiawi, karena pasien datang ke rumah sakit dalam kondisi rentan dan membutuhkan pertolongan.

Namun, sebagian masyarakat juga meminta agar kasus tersebut dilihat secara objektif dengan mendengarkan penjelasan seluruh pihak yang terlibat sebelum memberikan kesimpulan akhir.

Baca Juga: Kuasa Hukum Tegaskan Tak Ada Bukti Aliran Dana ke PPK di Proyek Waterfront City Samosir

Kini, perhatian publik tertuju pada sikap NZ setelah klarifikasi dari keluarganya. Masyarakat menunggu apakah persoalan ini akan berakhir sebagai sebuah teguran dan pembelajaran, atau berkembang menjadi evaluasi lebih lanjut terhadap tindakan yang dilakukan.(lin)

Editor : Redaksi
DPRD Tasikmalaya bpjs kesehatan pasien bpjs Berita viral tasikmalaya