Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Netizen Terbelah: Ada yang Dukung, Ada yang Sindir

Redaksi • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 21:07 WIB
Rocky Gerung dilantik menjadi Wantimpres.(Instagram @pandemictalks)
Rocky Gerung dilantik menjadi Wantimpres.(Instagram @pandemictalks)

 

sumutpos.jawapos.com – Pelantikan Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026), langsung menjadi perhatian publik.

Melansir Instagram @pandemictalks, Sabtu (3/10/2026), penunjukan pengamat politik dan akademisi tersebut memunculkan beragam reaksi di media sosial. Sebagian netizen menilai masuknya Rocky ke dalam Wantimpres dapat menjadi ruang baru bagi pemikiran kritis untuk disampaikan langsung kepada Presiden. Namun, sebagian lainnya justru mempertanyakan perubahan posisi Rocky yang selama ini dikenal vokal mengkritik pemerintah dari luar kekuasaan.

Reaksi positif antara lain muncul dari netizen yang melihat kehadiran Rocky sebagai peluang untuk membawa perspektif berbeda ke dalam lingkar pemerintahan. Mereka menyoroti latar belakang Rocky sebagai akademisi, filsuf, dan intelektual publik yang selama ini dikenal aktif menyampaikan kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah.

Baca Juga: PDNI Kepulauan Nias Resmi Dilantik

Bagi kelompok ini, posisi Wantimpres dinilai dapat menjadi ruang bagi Rocky untuk menyampaikan pandangan kritis secara langsung kepada Presiden. Terlebih, setelah dilantik, Rocky sendiri menegaskan bahwa Wantimpres memiliki fungsi untuk bersikap kritis terhadap kebijakan.

Rocky menjelaskan bahwa tugas Wantimpres bukan sekadar mengkritik, melainkan melihat persoalan secara kritis, termasuk dampak dan ekses dari sebuah kebijakan. Pertimbangan tersebut kemudian menjadi bahan bagi Presiden dalam mengambil keputusan.

Di sisi lain, sejumlah netizen mempertanyakan konsistensi sikap Rocky setelah kini resmi berada di dalam pemerintahan. Selama bertahun-tahun, Rocky dikenal sebagai salah satu figur publik yang kerap melontarkan kritik terhadap kekuasaan.

Pertanyaan yang muncul di media sosial antara lain apakah Rocky akan tetap mempertahankan sikap kritisnya setelah memperoleh posisi resmi sebagai penasihat Presiden. Sebagian komentar bahkan menggunakan sindiran dan meme untuk menggambarkan perubahan posisi tersebut. Sejumlah pemberitaan media mencatat munculnya berbagai meme dan plesetan nama Rocky setelah pelantikan.

Baca Juga: Iptu Parlindungan Lumbantoruan Diangkat Jadi PS Kasat Narkoba Polres Dairi

Perdebatan serupa juga terlihat dalam diskusi warganet di Reddit. Sebagian komentar mempertanyakan alasan Rocky masuk Wantimpres dan mempertanyakan apakah posisi tersebut akan memengaruhi citranya sebagai pengkritik pemerintah. Ada pula komentar yang melihat penunjukan itu sebagai kesempatan bagi Rocky untuk membawa sikap kritisnya masuk ke dalam pemerintahan.

Rocky sendiri menanggapi pertanyaan mengenai perubahan posisi tersebut dengan mengatakan bahwa dirinya hanya berpindah dari luar ke dalam pemerintahan. Ia menyatakan sikap dan pandangannya tetap kritis.

Menurut Rocky, kedudukan Wantimpres bersifat etis, bukan teknis. Anggota Wantimpres dituntut mengambil jarak dari persoalan sehari-hari pemerintahan untuk melakukan evaluasi dan memberikan pertimbangan mengenai arah kebijakan kepada Presiden.

Baca Juga: Polda Sumut Ungkap Puluhan Kasus Curas-Curat, 44 Tersangka Diciduk

Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, Rocky kini resmi menjadi bagian dari 26 anggota Wantimpres yang dilantik Prabowo. Kehadirannya menjadi salah satu sorotan karena latar belakangnya sebagai figur yang selama ini dikenal dengan pernyataan dan kritiknya terhadap kekuasaan.

Perdebatan di media sosial pun kemungkinan akan berlanjut, terutama mengenai sejauh mana Rocky dapat mempertahankan sikap kritisnya sekaligus menjalankan tugas sebagai anggota Wantimpres.(lin)

Editor : Redaksi
Wantimpres istana negara rocky gerung politik indonesia prabowo subianto