sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan Masjid Apung An-Nur di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (16/10/2026). Masjid ini menjadi masjid apung pertama di Jakarta dan diproyeksikan sebagai ikon baru wisata religi di Ibu Kota.
Mekansir Instagram @cretivox, Minggu (18/10/2026), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pembangunan Masjid Apung An-Nur telah melalui proses panjang. Gagasan pembangunan masjid tersebut pertama kali dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Anies Baswedan, pada 2019.
Namun, pelaksanaan pembangunan sempat mengalami keterlambatan selama beberapa tahun akibat pandemi Covid-19. Pembangunan fisik masjid tersebut akhirnya baru dimulai pada 2024.
Baca Juga: Resmikan STAI Darul Husna, Bupati Labusel Tekankan Pendidikan Berkarakter dan Kepedulian Sosial
Masjid yang dirancang oleh arsitek Andra Matin ini memiliki luas 2.241 meter persegi. Kehadirannya menambah pilihan destinasi wisata di kawasan pesisir Jakarta, sekaligus menyediakan ruang ibadah bagi masyarakat dan pengunjung Ancol.
Pramono meyakini, Masjid Apung An-Nur dapat menjadi landmark baru bagi wisata keagamaan di Jakarta. Keunikan bangunan yang berada di kawasan perairan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin beribadah sekaligus menikmati suasana pesisir.
Keberadaan masjid ini juga memperkaya pilihan wisata di Jakarta Utara, yang selama ini dikenal dengan berbagai destinasi rekreasi, termasuk kawasan Ancol.
Baca Juga: Kenali Tanda-tanda Saluran Air dalam Rumah yang Alami Kebocoran, Perhatikanlah!
Untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat mengunjungi masjid tersebut, pengelola menyediakan akses masuk kawasan Ancol secara gratis melalui Pintu Gerbang Utama.
Program tersebut berlaku mulai 16 Oktober hingga 11 Desember 2026, setiap hari mulai pukul 16.00 WIB.
Kebijakan ini diharapkan memudahkan masyarakat untuk melihat langsung Masjid Apung An-Nur sekaligus mengenal destinasi wisata religi baru di Jakarta.
Dengan desain arsitektur yang khas dan lokasinya di kawasan pesisir, Masjid Apung An-Nur diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang publik yang mempertemukan aktivitas keagamaan dan pariwisata.(lin)
Editor : Redaksi