Sumutpos.jawapos.com-Beberapa jenis makanan dapat menyimpan jamur tersembunyi tanpa tanda-tanda jelas di permukaan. Meski terlihat segar, makanan ini tetap berisiko bagi kesehatan karena jamur dapat berkembang secara mikroskopis di dalamnya. Dilansir dari rbc.ukaina, ini enam makanan yang paling sering menjadi “sarang” jamur tanpa disadari.
1. Roti
Jika Anda melihat bercak jamur di permukaan roti, itu hanyalah bagian kecil dari masalah. Jamur memiliki jaringan akar halus yang dapat menjalar ke seluruh bagian roti.
Pada jenis roti yang lembut seperti cake atau bun, miselium jamur lebih mudah menembus hingga ke dalam. Karena itu, memotong bagian yang berjamur tidak menjamin roti aman dikonsumsi. Cara paling tepat adalah membuang seluruhnya.
2. Keju Lunak
Beberapa keju seperti Brie atau blue cheese memang menggunakan jamur yang aman. Namun, jika muncul titik-titik berwarna yang tidak seharusnya, berarti keju sudah terkontaminasi.
Keju lunak memiliki kadar air tinggi sehingga jamur dapat berkembang pesat, bahkan di suhu lemari es. Bila ada jamur yang muncul, produk sebaiknya langsung dibuang.
3. Jamur (Mushroom)
Jamur mudah menyimpan spora atau fungi mikroskopis meski permukaannya tampak normal. Kondisi ini lebih mungkin terjadi bila:
- Disimpan terlalu lama dalam lingkungan lembap
- Memiliki bercak lembek atau rusak
- Dibiarkan di suhu ruang lebih dari 1–2 hari setelah dibeli
Jamur yang terkontaminasi akan mengeluarkan aroma tidak sedap, rasa berubah, dan dapat memicu gangguan pencernaan. Sebaiknya periksa jamur sebelum diolah, buang bagian yang mencurigakan, dan simpan di tempat sejuk serta kering.
4. Buah Beri
Raspberry, stroberi, dan blackberry termasuk buah yang sangat rentan terhadap jamur. Spora jamur dapat masuk melalui celah kecil atau kerusakan mikro pada permukaan buah.
Seringkali, jamur sudah ada di dalam buah meski belum terlihat. Buah beri yang sudah rusak atau mencurigakan sebaiknya langsung dibuang.
5. Yogurt
Meski jarang, yogurt bisa saja mengandung jamur jika terjadi:
- Kontaminasi saat produksi atau pengemasan
- Penyimpanan yang tidak tepat, terutama jika dibiarkan pada suhu tinggi
- Jamur mikroskopis yang belum membentuk bercak
- Jika ada perubahan rasa, aroma, atau tekstur, yogurt tidak boleh dikonsumsi.
6. Saus dan Bumbu Kemasan
Saus cair atau berbentuk pasta seperti mayones, saus tomat, dan dressing salad dapat mengembangkan jamur bila disimpan di suhu ruang setelah dibuka.
Kondisi lembap ditambah paparan udara memicu pertumbuhan mikroorganisme. Produk yang melewati masa kedaluwarsa pun lebih rentan berjamur.
Jamur sering kali tidak terlihat pada tahap awal pertumbuhannya, tetapi dapat membawa risiko kesehatan serius. Memeriksa kondisi makanan, menyimpannya dengan benar, serta tidak mengonsumsi makanan yang mencurigakan adalah langkah utama untuk mencegah masalah kesehatan akibat jamur tersembunyi.(han)
Editor : Johan Panjaitan