Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Purbaya Yakin, Rupiah Kembali Menguat Dua Minggu Lagi

J
Penulis: Juli Rambe❯
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Dok: jawapos.com)
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Dok: jawapos.com)

 


Advertisement

SUMUT POS- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yakin Rupiah akan kembali menguat terhadap Dolar Amerika Serikat (AS). Seperti diketahui, nilai tukar rupiah mendekati Rp17.000, atau tepatnya berada dikisaran Rp 16.860.

Merespons itu, Purbaya memastikan bahwa mata uang Garuda akan kembali menguat secara otomatis seiring dengan ekonomi Indonesia yang terus membaik. Bahkan, ia memprediksi Rupiah akan kembali menguat dalam dua pekan mendatang.

"Dua minggu lagi (rupiah menguat). Kalau nanti ekonominya membaik terus, harusnya rupiah kan menguat juga hampir otomatis. Kenapa? Karena orang, modal-modal asing akan masuk. Mereka akan masuk ke negara yang menjanjikan pertumbuhan yang lebih tinggi," kata Purbaya kepada awak media di Menara Global, Jakarta, Rabu (14/1).

Advertisement

Lebih lanjut, ia optimistis bahwa ekonomi RI pada tahun 2026 akan bisa tumbuh mencapai 6 persen. Sementara pada Kuartal IV-2025, ia prediksi tumbuh di sekitar 5,45 persen.

Dengan ekonomi yang membaik, ia memastikan bahwa fondasi RI sendiri sudah menguat. Dalam hal itu, dengan sendirinya modal-modal asing yang ke luar, akan pulang kembali.

"Triwulan tahun-tahun ini (2026) mungkin kita bisa tumbuh ke arah 6 persen. Kita akan dorong ke arah sana. Jadi kalau itu mereka udah yakin, jadi Anda gak usah takut fondasi kita kuat. Rupiah akan masuk, karena modal akan masuk ke sini," ujar Purbaya.

Advertisement

Bendahara Negara ini juga optimistis bahwa penguatan rupiah akan terjadi dalam dua pekan ke depan. Seiring dengan ekonomi yang membaik dan para pebisnis RI menebar modal ke luar negeri, akan berpikir ulang untuk kembali pulang kampung.

"Dan orang Indonesia yang nyaluring uangnya di sana ke luar negeri, juga akan balik. Kenapa? Dia akan berbisnis di sini, karena orang Indonesia gak bisa berbisnis di luar negeri. Mereka gak biasa bersaing sehat di sana," tukasnya. (bbs/ram)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Pemerintah Tepis Kekhawatiran Trauma 1998, Tegaskan Ekonomi Kuat

Pemerintah Tepis Kekhawatiran Trauma 1998, Tegaskan Ekonomi Kuat

Menkeu Purbaya memastikan bahwa ekonomi saat ini baik. Tidak akan terjadi seperti koneter 1998.

Defisit APBN Turun Jadi Rp164,4 Triliun

Defisit APBN Turun Jadi Rp164,4 Triliun

Menteri keuangan Purbaya menyebutkan bahwa defisin APBN berkurang. Pemerintah akan terus mengejar pajak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer