
MEDAN, SUMUT POS - Produk olahan kelor Sumatera Utara (Sumut) mulai membidik pasar regional.
Peluang itu terbuka setelah Keloria Moringa Jaya menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan buyer dari PTEB Perak, Malaysia, dalam rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 pada 7-10 September 2026 di Medan.
Kerja sama tersebut berawal dari agenda Business Matching yang mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra bisnis dari negara-negara anggota IMT-GT pada Selasa (8/9/2026).
Kerja sama itu mempertemukan peserta berdasarkan tiga sektor, yakni Agriculture and Fishery, Industrial Products, serta Tourism.
Dalam kegiatan tersebut Owner PT. Keloria Moringa Jaya, Syahrani Devi, S.P., M.I.Kom, memilih sektor Agriculture and Fishery untuk memperkenalkan produk kelor serta sejumlah komoditas unggulan Sumut kepada calon buyer.

“Alhamdulillah, buyer dari Malaysia berminat dengan Moringa dan andaliman yang kami tawarkan,” ujar Syahrani.
Ketertarikan tersebut semakin kuat setelah Syahrani mengajak calon mitra melihat langsung booth Keloria Moringa Jaya di area Expo Produk. Buyer dari Malaysia melihat berbagai produk turunan kelor yang selama ini dikembangkan Keloria.
“Ketika saya bawa ke booth expo, buyer melihat produk turunan yang kami buat. Ternyata mereka juga tertarik dan akhirnya memutuskan untuk mengambil moringa teh celup dan moringa seeds oil,” ungkapnya.
Ketertarikan terhadap produk tersebut kemudian berlanjut ke kerja sama bisnis yang dituangkan dalam penandatanganan MoU. Bagi Keloria Moringa Jaya, kesepakatan ini menjadi pintu masuk untuk memperluas pemasaran produk olahan kelor Sumut ke Malaysia.

