Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Disperindag ESDM Sumut Tegaskan Stok Elpiji Sumut Aman, Tak Perlu Panic Buying

Juli Rambe • Selasa, 31 Maret 2026 | 12:12 WIB

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Sumatera Utara, Dedi Jaminsyah Putra Harahap. (Dok: istimewa)
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Sumatera Utara, Dedi Jaminsyah Putra Harahap. (Dok: istimewa)

 

MEDAN, SUMUT POS- Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Sumatera Utara, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, memastikan kondisi stok gas elpiji di wilayah Sumatera Utara dalam keadaan aman dan terkendali.

Hal tersebut disampaikan Dedi menanggapi pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan gas elpiji.

Salah satu langkah sederhana yang ditekankan adalah tidak membiarkan kompor tetap menyala setelah proses memasak selesai.

Menurut Bahlil, upaya penghematan ini penting mengingat sekitar 70 persen kebutuhan LPG nasional masih bergantung pada impor. Kondisi tersebut diperparah dengan dinamika geopolitik global yang dapat memengaruhi stabilitas pasokan energi.

Menanggapi hal itu, Dedi mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi B DPRD Sumatera Utara untuk membahas kondisi energi, khususnya elpiji, di daerah.

“Berdasarkan hasil RDP dengan Komisi B DPRD Sumut, kami memastikan bahwa kondisi stok gas, khususnya elpiji di Sumatera Utara, saat ini dalam keadaan aman dan terkontrol,” ujar Dedi saat memberikan keterangannya di kantor Gubernur Sumut, Selasa (31/3/2026).

Ia menjelaskan, distribusi elpiji di Sumatera Utara saat ini berada dalam pengawasan yang baik dan dilakukan secara terpusat, sehingga mampu mengantisipasi potensi kelangkaan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Dedi menyebut bahwa pemerintah pusat juga telah mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga ketahanan energi nasional. Upaya tersebut tidak hanya mencakup sektor energi, tetapi juga pangan sebagai bagian dari stabilitas nasional.

“Pemerintah pusat melalui arahan Presiden telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan energi dan pangan tetap terjaga di seluruh Indonesia,” katanya.

Dedi juga menyoroti kondisi di tingkat regional, di mana Indonesia dinilai cukup beruntung karena mampu menghindari gejolak besar seperti kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di sejumlah negara tetangga.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas tersebut. Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying yang justru dapat mengganggu distribusi.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan energi secara bijak. Tidak perlu melakukan pembelian berlebihan, karena stok kita aman,” tegasnya.

Dengan berbagai langkah yang telah dilakukan, Dedi memastikan bahwa hingga saat ini kondisi stok energi, termasuk elpiji di Sumatera Utara maupun secara nasional, masih dalam status aman dan terkendali. Pemerintah pun terus berupaya menjaga situasi tersebut agar tetap stabil di tengah tantangan global yang ada.(san/ram)

 

 

Editor : Juli Rambe
#Stok gas elpiji di sumut aman #Disperindag Sumut