
sumutpos.jawapos.com - Kamar hotel memang terlihat bersih dan rapi. Namun, beberapa bagian masih dicurigai sebagai sarang bakteri dan virus.
Melansir Travel & Leisure, Senin (13/4/2026), sebuah studi dari University of Houston menemukan bahwa kamar hotel memiliki bakteri hingga 10 kali lebih banyak daripada rumah sakit.
Pasalnya, pekerja seringkali hanya menghabiskan 30 menit untuk merapikan dan membersihkan setiap kamar hotel. Mereka bahkan mungkin melewatkan barang-barang dekoratif sama sekali.
Baca Juga: Kasus Anak Bunuh Ibu Kandung Mulai Disidangkan, Jaksa Hadirkan 5 Saksi
Berikut adalah daftar tempat-tempat yang bisa dipenuhi kuman di kamar hotel, menurut para ahli:
1. Elemen Dekoratif
"Setelah bekerja di hotel, hal pertama yang saya singkirkan ke sudut jauh ruangan adalah bantal dekoratif dan runner dekoratif apa pun yang ada di kaki tempat tidur," kata Maria Diego, seorang penasihat perjalanan yang berbasis di San Diego, California.
"Ini tidak pernah dicuci," sambungnya.
Sarung selimut (duvet cover) juga bisa menjadi tempat berkumpulnya kuman.
Baca Juga: Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Situmurun Masuk Hari Ketiga, Tim SAR Perluas Area Operasi
"Kebanyakan hotel tidak mencuci selimut besar (duvet). Mereka hanya mencuci seprai," kata seorang mantan staf hotel di Reddit tahun lalu.
2. Permukaan yang Sering Disentuh
Maria Diego juga berhati-hati dengan sakelar, remote control, telepon, dan titik sentuh utama lainnya.
Penasihat perjalanan asal Los Angeles, Rani Cheema, mengatakan telepon di kamar hotel adalah hal yang paling menjijikkan baginya.



