Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tiga Cara Menilai Bumbu Dapur Sudah Basi, Perhatikanlah!

R
Penulis: Redaksi❯

Advertisement

ilustrasi, menilai bumbu dapur sudah basi atau tidak bisa dilakukan dengan tiga cara. (freepik.com)
ilustrasi, menilai bumbu dapur sudah basi atau tidak bisa dilakukan dengan tiga cara. (freepik.com)

 

 

Advertisement

sumutpos.jawapos.com - Kadang luput dari perhatian soal keadaan bumbu dapur, tiba-tiba saja begitu selesai masak baru ketahuan ada yang tak beres.

 

Ya, ini soal kesegaran bumbu dapur yang jadi bahan untuk memasak. Artinya, hal ini perlu diperhatikan.

Advertisement

 

Melansir Slurrp, Minggu (17/5/2026), menggunakan bumbu dapur yang segar adalah penting. Hindari menggunakan bumbu dapur yang mulai basi.

 

 

Selain garam dan gula, bumbu dapur jelas berasal dari rempah-rempah. Sayangnya, rempah-rempah tidak bisa bertahan lama jika tidak disimpan dengan benar. 

 

Nah, saat mulai basi, rasa dari rempah-rempah akan hilang dan bisa merusak sajian.

 

Berikut beberapa tanda bumbu dapur mulai basi:

 

1. Warna pudar

Rempah-rempah dikenal karena warnanya yang cerah dan kaya. Kunyit berwarna kuning menyala, bubuk cabai biasanya berwarna merah tua, dan masih banyak lagi.

 

 

Saat warna-warna tersebut mulai memudar, artinya rempah-rempah sudah tua. Rempah-rempah yang sudah tua tidak akan terasa sama dalam sajian makanan.

 

Jika warna kunyit, misalnya, terlihat kusam, maka kemungkinan besar ia telah kehilangan kekuatannya. Warna cerah sama dengan rasa yang kuat.

 

Jauhkan rempah-rempah dari sinar matahari, kelembapan, dan panas. Hal ini bisa membantu rempah-rempah tetap segar lebih lama.

 

2. Perubahan aroma

Cara kedua untuk memeriksa kesegaran rempah adalah dengan menciumnya. Rempah segar biasanya memiliki aroma yang kuat dan jernih.

 

 

Coba buka wadah bumbu. Jika tak ada aroma yang tercium, maka kemungkinan besar aromanya sudah hilang. Anda juga bisa menggosoknya sedikit dengan jari dan cium aromanya.

 

Rempah tanpa aroma yang tepat tidak akan memberikan banyak rasa pada makanan. Agar aromanya tidak memudar, simpan rempah dalam wadah kedap udara.

 

3. Tekstur menggumpal

Bubuk rempah-rempah seharusnya terasa kering dan halus saat disentuh. Jika ada gumpalan, maka artinya ada kelembapan yang masuk. 

 

 

Kondisi ini terjadi saat Anda menggunakan sendok basah atau tidak menutup wadah dengan rapat.

 

Rempah-rempah yang menggumpal bisa sulit digunakan. Bisa jadi juga rempah-rempah tersebut tak bisa bercampur sempurna dengan makanan. 

 

Lebih buruk lagi, kelembapan dapat memicu pertumbuhan jamur dan merusak rempah.

 

Selalu simpan rempah dalam wadah kering dan gunakan sendok kering untuk mengambilnya. (lin)

Advertisement

Artikel Terkait

Inilah Kesalahan Umum Penggunaan Rice Cooker di Rumah

Inilah Kesalahan Umum Penggunaan Rice Cooker di Rumah

Rice cooker memang praktis, tetapi kesalahan penggunaannya bisa memengaruhi kualitas nasi, konsumsi listrik, hingga risiko keselamatan di ru

Cara Membuat Telur Orak-arik Biar Lebih Lembut dan Creamy

Cara Membuat Telur Orak-arik Biar Lebih Lembut dan Creamy

Ingin telur orak-arik lembut dan creamy seperti di restoran? Simak enam tips memasak telur agar hasilnya lezat, lembap, dan tidak kering.

Mengenal Metode 10-5-5, Cara Masak Nasi agar Lebih Pulen dan Kenyal

Mengenal Metode 10-5-5, Cara Masak Nasi agar Lebih Pulen dan Kenyal

Metode 10-5-5 bisa membuat nasi putih lebih pulen dan kenyal. Begini cara memasaknya agar matang merata tanpa rice cooker.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer