Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Awas! Kombinasi Makanan Ini Bisa Bikin Berat Badan Naik

R
Penulis: Redaksi❯
ilustrasi, pisang dan susu memjadi salah satu kombinasi makanan yang bisa menaikan betat badan. (freepik.com)
ilustrasi, pisang dan susu memjadi salah satu kombinasi makanan yang bisa menaikan betat badan. (freepik.com)

sumutpos.jawapos.com - Menjaga berat badan ideal bisa dikatakan susah-susah gampang, contohnya soal kombinasi makanan.


Advertisement

Pasalnya, meski terlihat sehat, tapi ternyata ada kombinasi makanan yang bisa bahaya buat berat badan.

Melansir Eat This Not That, Jumat (23/1/2026), kombinasi makanan (food pairing) nyata tak bisa sembarangan guna mencapai berat badan ideal.

Berikut beberapa kombinasi makanan yang kurang baik bagi usaha menjaga berat badan:

Advertisement

1. Pisang dan susu
Keduanya termasuk pangan tinggi kalori dan berisiko menaikkan berat badan.

Efek kombinasi makqnan ini bisa berbeda pada tiap orang. Tapi, umumnya pisang dan susu bisa memicu penumpukan racun, alergi, dan ketidakseimbangan pada tubuh.

Pun, konsumsi pisang dan susu sebelum tidur bisa mengganggu pola tidur.

Advertisement

2. Jus jeruk dan muffin
Kombinasi makanan ini mengandung karbohidrat tinggi yang membuat gula darah meroket lalu tiba-tiba drop.

Akibatnya, tubuh mendadak lemas dan merasa cepat lapar.

Cegah dengan cara mengganti muffin dengan muffin gandum utuh untuk menambah serat dan ditambah potongan jeruk segar.

3. Roti panggang dan selai
Roti panggang dan selai seperti memadukan karbohidrat dan karbohidrat.

Sebaiknya ganti selai dengan isian lain yang lebih bernutrisi seperti telur mata sapi, tomat, dan selada.

4. Oatmeal dan buah kering
Oatmeal mampu mendukung upaya untuk menurunkan berat badan.

Kadang oatmeal ditambah dengan buah kering dengan harapan mampu menambah asupan serat.

Namun, sebenarnya tak hanya serat, buah kering juga menambah kandungan gula. Kenaikan gula darah dapat meningkatkan insulin yang berpotensi menyimpan lemak.

"Sebaliknya tambahkan protein tanpa lemak seperti yogurt Yunani, kacang-kacangan, dan biji-bijian untuk menyeimbangkannya dan menjaga kestabilan gula darah," kata dietisien Lisa Moskovitz. (lin)

Advertisement

Artikel Terkait

Hampir 80 Persen Warga Indonesia Pilih Mengobati Diri Sendiri, AI Jadi Dokter Pribadi

Hampir 80 Persen Warga Indonesia Pilih Mengobati Diri Sendiri, AI Jadi Dokter Pribadi

Sebanyak 78,9 persen warga Indonesia memilih mengobati diri sendiri. Kini, AI juga dijadikan dokter pribadi. BPOM ingatkan risiko salah.

Benjolan atau Tumor Tak Selalu Kanker, tapi Wajib Waspada, Pahamilah!

Benjolan atau Tumor Tak Selalu Kanker, tapi Wajib Waspada, Pahamilah!

Benjolan atau tumor tidak selalu berarti kanker. Kenali penyebab, ciri-ciri berbahaya, dan tanda yang perlu diwaspadai agar tak terlambat.

Jangan Anggap Sepele! 6 Kebiasaan Malam Ini Bisa Bantu Atasi Sembelit

Jangan Anggap Sepele! 6 Kebiasaan Malam Ini Bisa Bantu Atasi Sembelit

Sering sembelit saat bangun tidur? Kenali 6 rutinitas malam yang membantu menjaga kesehatan usus dan melancarkan BAB.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer