Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Awas Kolestrol Tinggi, Segera Perhatikan Gejalanya dari Bola Mata

R
Penulis: Redaksi❯

ilustrasi, kondisi bola mata bisa juga menunjukan gejala kolestrol. (pexelxs.com)
ilustrasi, kondisi bola mata bisa juga menunjukan gejala kolestrol. (pexelxs.com)


Advertisement

sumutpos.jawapos.com - Kolestrol tinggi bisa memicu masalah kardiovaskular seperti hipertensi, stroke, hingga penyakit jantung. Dan, gejalanya bisa dilijat dari mata.

Maksudnya, bisa memperhatikan kondisi mata untuk mengecek kadar kolesterol. Ya, beberapa masalah pada mata menunjukkan kadar kolesterol yang tinggi.

Melansir Very Well Health, Senin (23/3/2026), kolesterol merupakan senyawa lemak yang diproduksi secara alami oleh tubuh.

Advertisement

Kolesterol memang dibutuhkan untuk membentuk sel-sel sehat, memproduksi hormon, dan menghasilkan vitamin D.

Namun, kolesterol kerap jadi momok kesehatan bagi banyak orang. Meski bermanfaat, kadar kolesterol berlebih bisa berbahaya untuk tubuh.

Sayangnya, kolesterol tinggi sering kali tak disadari. Salah satu pasalnya adalah gejala yang sering kali samar.

Advertisement

Selain itu, gejala juga kerap baru terlihat saat kolesterol tinggi telah memicu komplikasi seperti penyakit jantung.

Berikut beberapa gejala kolesterol tinggi di mata:

1. Oklusi vena retina
Retina adalah jaringan peka cahaya di bagian belakang mata. Retina menerima suplai darah melalui arteri dan vena retina.

Vena yang tersumbat oleh kadar kolesterol tinggi dikenal dengan istilah oklusi vena retina. Kondisi ini akan membuat darah dan cairan tumpah ke retina.

Bila kondisi di atas terjadi, maka area retina yang disebut makula bisa membengkak. Pembengkakan ini memengaruhi penglihatan sentral.

Biasanya, kondisi ini memicu sejumlah gejala seperti penglihatan kabur pada satu mata, perubahan penglihatan pada satu mata, bintik-bintik gelap pada penglihatan, dan nyeri pada mata yang terkena.

Kondisi ini bisa memicu kematian sel saraf di mata yang dapat memperburuk penglihatan.

Penglihatan umumnya bisa kembali normal pada satu tahun, namun tak akan sama 100 persen dengan sebelumnya.

Untuk mencegah penyumbatan, Anda perlu menjaga kadar kolesterol, gula darah, dan tekanan darah tetap terkendali.

2. Xantelasma
Xantelasma memperlihatkan area kekuningan yang datar atau agak menonjol di sekitar mata atau dekat hidung.

Endapan tersebut disebabkan oleh penumpukan kolesterol di bawah kulit.

Sekitar setengah dari orang yang menderita xanthelasma diketahui memiliki kolesterol tinggi. Kondisi ini umum terjadi pada wanita keturunan Asia dan Mediterania.

3. Arcus senilis
Pada kondisi ini, terbentuk lingkaran biru, putih, atau abu-abu muda di sekeliling bagian luar depan mata. Hal ini terjadi karena semakin banyaknya kolesterol yang mencapai kornea.

Mulanya, arcus senilis akan muncul di bagian atas dan bawah kornea. Namun perlahan, arcus senilis akan membentuk cincin di sekeliling kornea.

Namun, cincin tersebut tidak memengaruhi kemampuan Anda dalam melihat.

Hanya saja, tidak semua orang dengan arcus senilis memiliki kolesterol tinggi. Namun, jika memiliki riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi, maka Anda perlu waspada. (lin)

Advertisement

Artikel Terkait

Hampir 80 Persen Warga Indonesia Pilih Mengobati Diri Sendiri, AI Jadi Dokter Pribadi

Hampir 80 Persen Warga Indonesia Pilih Mengobati Diri Sendiri, AI Jadi Dokter Pribadi

Sebanyak 78,9 persen warga Indonesia memilih mengobati diri sendiri. Kini, AI juga dijadikan dokter pribadi. BPOM ingatkan risiko salah.

Benjolan atau Tumor Tak Selalu Kanker, tapi Wajib Waspada, Pahamilah!

Benjolan atau Tumor Tak Selalu Kanker, tapi Wajib Waspada, Pahamilah!

Benjolan atau tumor tidak selalu berarti kanker. Kenali penyebab, ciri-ciri berbahaya, dan tanda yang perlu diwaspadai agar tak terlambat.

Jangan Anggap Sepele! 6 Kebiasaan Malam Ini Bisa Bantu Atasi Sembelit

Jangan Anggap Sepele! 6 Kebiasaan Malam Ini Bisa Bantu Atasi Sembelit

Sering sembelit saat bangun tidur? Kenali 6 rutinitas malam yang membantu menjaga kesehatan usus dan melancarkan BAB.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer