Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Awas! Gatal Bisa Makin Gatal kalau Konsumsi Makanan Ini, Hindarilah!

R
Penulis: Redaksi❯
ilustrasi, tomat dan jeruk tidak cocok dikonsumsi saat kulit terserang gatal-gatal. (pexels.com)
ilustrasi, tomat dan jeruk tidak cocok dikonsumsi saat kulit terserang gatal-gatal. (pexels.com)

Advertisement

 

sumutpos.jawapos.com - Ketika terserang gatal, terutama karena alergi, sebaiknya hindari makanan tertentu agar tidak tambah runyam.

Maksudnya, makanan turut berkontribusi pada rasa gatal yang semakin parah.

Advertisement

Melansir dari Very Well Health, Rabu (22/7/2026) gatal terjadi ketika tubuh keliru mengenali makanan tertentu sebagai zat berbahaya dan memicu respons imun.

Dan, beberapa orang bisa langsung menghindari makanan pemicu alergi atau mengandung alergen ketika sudah memahami kondisi alerginya. 

Namun, beberapa lainnya mungkin belum memahami penuh kondisi alerginya. 

Akibatnya, konsumsi makanan bisa sembarangan padahal bisa saja makanan yang dikonsumsi dapat membuat gatal semakin parah. 

Berikut beberapa makanan yang perlu dihindari saat kulit masih gatal-gatal:

1. Tomat dan jeruk

Selain alergi makanan, beberapa bahan pangan dapat menyebabkan iritasi kulit atau sindrom alergi oral. 

Advertisement

Artikel Terkait

Bukan Sekadar Efek Gigitan Serangga, Ragam Makanan Ini Bisa Picu Gatal Berupa Alergi

Bukan Sekadar Efek Gigitan Serangga, Ragam Makanan Ini Bisa Picu Gatal Berupa Alergi

Waspadai rasa gatal yang muncul setelah makan makanan tertentu karena bisa menjadi tanda alergi. Mulai dari kacang, susu, telur.

Jangan Biarkan Tambah Parah, Lawan Alergi Udang dengan Cara Ini

Jangan Biarkan Tambah Parah, Lawan Alergi Udang dengan Cara Ini

Alergi udang bisa berbahaya jika diabaikan. Kenali gejala, cara mengatasi, dan langkah tepat agar reaksi tidak semakin parah.

Cara Perawatan Tindik Hidung, Jangan Sekadar Sibuk Ingin Dibilang Keren

Cara Perawatan Tindik Hidung, Jangan Sekadar Sibuk Ingin Dibilang Keren

Tindik hidung memang terlihat keren, tetapi perawatannya tak boleh diabaikan. Kenali risiko infeksi dan cara merawat tindik agar tetap aman.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer