Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bisa Dikonsumsi setiap Hari: Ini Waktu Terbaik Makan Alpukat

Johan Panjaitan • Minggu, 21 September 2025 | 10:00 WIB
Buah Alpukat bisa dikonsumsi setiap hari. (FREEPIK)
Buah Alpukat bisa dikonsumsi setiap hari. (FREEPIK)

Sumutpos.jawapos.com-Alpukat dikenal sebagai superfood karena kandungan gizinya yang luar biasa. Namun, tahukah Anda bahwa waktu mengonsumsi alpukat juga bisa memengaruhi manfaat yang Anda peroleh?

Ternyata, alpukat bisa dimakan kapan saja, baik di pagi hari da di malam hari. Meskipun begitu, manfaat yang akan didapatkan akan berbeda. Makan buah alpukat di pagi hari akan membantu menurunkan berat badan. Sedangkan makan alpukat di malam hari akan membuat tidur lebih nyenyak.

Melansir RBC.ukraina, secara ideal alpukat sebaiknya langsung dimakan setelah buah itu matang, sebelum menjadi terlalu lunak.

Di bawah ini adalah waktu terbaik makan alpukat yang bisa Anda pilih.


✅ Siang Hari (Saat Makan Siang)
Sebuah studi yang dipublikasikan di situs Loma Linda University menunjukkan bahwa makan setengah buah alpukat saat makan siang dapat meningkatkan rasa kenyang dan menurunkan kadar insulin setelah makan. Ini bermanfaat untuk manajemen berat badan dan kontrol gula darah.

Malam Hari (Camilan Sebelum Tidur)
Alpukat mengandung kalium dan magnesium, dua mineral yang membantu relaksasi otot dan kualitas tidur. Maka, alpukat juga bisa menjadi pilihan camilan sehat di malam hari.

Pagi Hari
Karena alpukat tinggi serat dan lemak sehat, mengonsumsinya di pagi hari bisa memberikan energi berkelanjutan dan rasa kenyang lebih lama sepanjang hari.

Manfaat Kesehatan Alpukat
1. Kaya Nutrisi

Data dari USDA menunjukkan alpukat mengandung berbagai nutrisi penting, seperti:

-Serat

-Magnesium

-Kalium

-Vitamin A, K, E (larut lemak)

-Tembaga

-Vitamin B kompleks

-Vitamin C

2. Menyehatkan Pencernaan

Menurut Johns Hopkins Medicine, alpukat mendukung sistem pencernaan berkat kandungan serat dan nutrisinya yang rendah fruktosa, sehingga tidak mudah menyebabkan kembung. Selain itu, alpukat dapat meningkatkan keragaman bakteri baik di usus besar.

3. Menurunkan Risiko Diabetes

Harvard School of Public Health menyebut alpukat sebagai makanan rendah indeks glikemik (GI), tinggi serat, rendah karbohidrat, dan kaya lemak tak jenuh tunggal—kombinasi sempurna untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Cara Mengenali Alpukat Matang

Sebelum mengonsumsi alpukat, pastikan buahnya dalam kondisi matang sempurna:

-Kulit berwarna hijau gelap mendekati hitam

-Tekstur tidak terlalu keras atau lembek

Batang kecil (stem) di bagian atas bisa dilepas dengan mudah. Jika sulit dilepas, alpukat kemungkinan masih mentah.(han)

Editor : Johan Panjaitan
#manfaat #berat badan #alpukat