Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

DPD PDI-P Sumut Bukber dan Santuni Ratusan Anak Yatim

Johan Panjaitan • Minggu, 16 Maret 2025 | 12:00 WIB
BUKBER: Ketua DPD PDI-P Sumut, Drs. Rapidin Simbolon di sela-sela buka puasa bersama dengan insan pers. MARKUS PASARIBU/SUMUT POS
BUKBER: Ketua DPD PDI-P Sumut, Drs. Rapidin Simbolon di sela-sela buka puasa bersama dengan insan pers. MARKUS PASARIBU/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO-DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dengan ratusan Anak Yatim, Insan Pers, segenap pengurus DPD PDI-P Sumut, DPC PDI-P se-Sumut, segenap kader-kader PDI-P, Anggota DPR RI, DPRD Sumut, Anggota DPRD Kabupaten/Kota dan Kepala Daerah Bupati/Walikota se-Sumut yang berasal dari PDI-P pada Pemilu tahun 2024 lalu dan para senior PDI-P, di Grand Mercure Hotel Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Sabtu (15/3/2025).

Penuh kebersamaan dan kekompakan, acara untuk meningkatkan tali silaturahmi tersebut berlangsung penuh khidmat dengan iringan hiburan musik islami serta di isi ceramah agama oleh ustad Dr. Arwinda Gustiawan.

Dalam sambutannya, Ketua DPD PDI-P Sumut, Drs. Rapidin Simbolon, menyampaikan akan pentingnya kebersamaan dan kekompakan kader-kader PDI-P dimanapun berada.

"Kalau kita bersatu dan kompak, pemilu mendatang PDI-P akan menjadi pemenang," ucapnya disambut riuh tepuk tangan seraya mengobarkan pekikan merdeka.

Rapidin Simbolan juga mengungkapkan, bahwa Ketua Umum PDI Perjuagan, Megawati Soekarnoputri telah menegaskan, PDI-P tetap mendukung pemerintahan Probowo Subianto. Akan tetapi, tetap harus melakukan 'chek and Balances', yakni saling kontrol untuk keseimbangan.

Untuk itulah, sambung Rapidin, DPRD PDI-Perjuangan di seluruh tanah air harus menjalankan fungsinya, bersuara untuk kebenaran dan integritas.

"Persoalan-persoalan hak rakyat khususnya wong cilik yang 'dirampas' pemegang kekuasaan dan yang berduit, harus dibela. Perjuangan tanah rakyat misalnya yang banyak dikuasai yang berduit, harus diperjuangkan pembelaannya. Fraksi-Fraksi DPRD PDI-P sebagai perpanjangan tangan partai harus jadi garda terdepan untuk memperjuangkan hak rakyat yang terampas terutama wong cilik," tutur Rapidin.

Harapannya kedepan, lanjut Rapidin, para kader semakin solid dan kompak. Jangan pernah terpengaruh dengan sebuah isu-isu.

"Jangan ada pengkhianat, kita kuat karena kompak dan solid, demikian juga sebaliknya," ujar Rapidin mengakhiri sambutannya sembari meneriakkan kata merdeka dengan keras.

Sementara, Ustad Arwinda Gustiawan, dalam ceramah agamanya menyampaikan, bahwa dalam menjalani hidup dan kehidupan pasti banyak ujian.

"Untuk mengatasinya harus banyak bersyukur dan berbuat kebaikan diantaranya banyak bersedakah," katanya.

Pada kegiatan itu, DPD PDI Perjuangan Sumut memberikan bingkisan dan santunan kepada anak yatim.(map/han)

Editor : Johan Panjaitan
#anak yatim #dprd #pdi perjuangan #insan pers