Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

UMSU Buka Posko Bantu Korban Banjir

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
POSKO BANJIR: Prof Dr Agussani MAP (tengah) saat berada di posko banjir. (Istimewa/Sumut Pos)
POSKO BANJIR: Prof Dr Agussani MAP (tengah) saat berada di posko banjir. (Istimewa/Sumut Pos)

Sumutpos.jawapos.com-Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) membuka posko bagi dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan kampus yang menjadi korban banjir serta memberi bantuan bagi warga korban banjir di sejumlah titik di Medan.


Advertisement

Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP mengungkapkan pihaknya membuka posko dengan menjadikan kampus sebagai lokasi pengungsian sementara bagi para dosen dan tenaga kependidikan yang terendam banjir di Kota Medan. Tercatat ada puluhan dosen dan tenaga kependidikan yang terdata rumahnya tergenang air sehingga terpaksa mengungsi.

"Bagi para dosen dan tenaga kependidikan yang rumahnya tergenang air dan terpaksa harus mengungsi. Pihak universitas menyiapkan gedung kampus untuk tempat tinggal sementara," kata rektor didampingi Prof Dr Muhammad Arifin MHum (wakil rektor I), Prof Dr Akrim MPd (wakil rektor II), Dr Rudianto MSi (wakil rektor III) kepada media di Medan, Sabtu (29/11).

Rektor yang sebelumnya mendampingi Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nasir melakukan kunjungan kehormatan ke Malaysia bertemu dengan Raja Perlis. Tiba di Medan, rektor langsung mengunjungi warga Muhammadiyah yang menjadi korban banjir di sejumlah tititik pengungsian.

Advertisement

Selanjutnya UMSU bersama PW Muhammadiyah Sumut membuka posko di Gedung PWM Sumut di Jalan Sisingamangaraja Medan untuk warga sekitar yang menjadi korban banjir.

Dalam kesempatan itu, rektor meminta pimpinan UMSU untuk segera melakukan aksi tanggap darurat membantu para dosen dan tenaga kependidikan yang terdampak banjir di Medan. Selain menyediakan posko, para dosen dan tenaga kependidikan yang menjadi korban banjir di Medan juga mendapatkan bantuan berupa uang untuk membeli kebutuhan.

Pihak universitas juga memberlakukan kebijakan work from home dan kuliah daring selama tiga hari terhitung sejak Kamis (27/11). Langkah ini diambil karena khawatir dengan situasi cuaca ekstrim yang mengancam keselamatan sivitas akademika UMSU.

Advertisement

Prof Dr Agussani MAP mengingatkan kepada seluruh sivitas akademika UMSU untuk saling berkordinasi dan memberikan informasi terkait situasi yang terjadi karena cuaca ekstrim. Sivitas akademika juga diingatkan untuk waspada dan memastikan semua peralatan dalam kondisi tidak tersambung dengan arus listrik.

"Kepada seluruh sivitas akademika UMSU diharapkan terus memantau perkembangan banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah daerah di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh serta terus berkordinasi dan saling bertukar informasi," katanya.

Ditegaskan, pihak universitas juga terus memantau kondisi mahasiswa yang mengikuti kegiatan di luar negeri antara lain di Thailand yang juga mengalami musibah banjir. "Sejauh ini semua dalam kondisi sehat dan kita tentu berharap situasi dan kondisi bencana banjir dan longsor ini bisa segera pulih dan normal," katanya. (dmp/han)

Advertisement

Artikel Terkait

Kuliah Umum di UNPRI, Abdul Kadir Karding Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda

Kuliah Umum di UNPRI, Abdul Kadir Karding Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda

Abdul Kadir Karding dorong mahasiswa UNPRI menjadi eksportir muda dengan memanfaatkan potensi komoditas Indonesia dan memperkuat karantina.

Lulusan Perguruan Tinggi China Hadapi Pasar Kerja Sulit, Muncul Fenomena “Pura-Pura Bekerja”

Lulusan Perguruan Tinggi China Hadapi Pasar Kerja Sulit, Muncul Fenomena “Pura-Pura Bekerja”

Jutaan lulusan China menghadapi pasar kerja sulit. Fenomena full-time children, lying flat hingga bisnis “pura-pura bekerja” pun bermunculan

Duga Penyelewengan Dana Desa Rp878 Juta, Mahasiswa Geruduk Kantor Bupati Paluta

Duga Penyelewengan Dana Desa Rp878 Juta, Mahasiswa Geruduk Kantor Bupati Paluta

Mahasiswa PB MPB-TABAGSEL menggeruduk Kantor Bupati Paluta, mendesak dugaan penyelewengan Dana Desa Sirikki Julu Rp878 juta diusut.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer