Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perlindungan Jamaah Haji Khusus Sumut Diperkuat melalui Program JKN

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
eputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Warsito pada kegiatan Supervisi Implementasi Program JKN Dalam Penyelenggaraan Haji Khusus Tahun 2026. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
eputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Warsito pada kegiatan Supervisi Implementasi Program JKN Dalam Penyelenggaraan Haji Khusus Tahun 2026. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

Advertisement

 


MEDAN, Sumutpos.jawapos.com– Pemerintah memandang penyelenggara perjalanan ibadah haji khusus sebagai mitra strategis dalam ekosistem layanan haji. Peran tersebut penting, terutama dalam memastikan jamaah memperoleh edukasi kesehatan, kepesertaan Program Jaminan 
Kesehatan Nasional (JKN), serta pendampingan layanan yang mendukung keselamatan dan kenyamanan jamaah.


Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Warsito pada kegiatan Supervisi Implementasi Program JKN Dalam Penyelenggaraan Haji Khusus Tahun 2026, di Medan, pada Kamis (7/5/2026).

Advertisement

Warsito menjelaskan, pemerintah melalui Kemenko PMK terus memperkuat fungsi koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam penyelenggaraan ibadah haji sebagai bagian dari prioritas pembangunan nasional. Sinergi ini diarahkan untuk mewujudkan tata kelola haji yang lebih terpadu, responsif, dan berorientasi pada perlindungan serta kualitas pelayanan jamaah.

“Perlindungan terhadap jamaah haji terus diperkuat melalui integrasi sistem jaminan sosial, termasuk optimalisasi peran BPJS Kesehatan. Upaya ini diharapkan mampu memberikan kepastian perlindungan layanan kesehatan bagi jamaah sejak tahap persiapan, pelaksanaan ibadah, hingga kepulangan ke tanah air. Ke depannya, kami juga berharap perlindungan JKN berlaku bagi jamaah umrah,” kata Warsito.

Advertisement

Deputi Direksi Bidang Perluasan dan Kepatuhan Peserta BPJS Kesehatan, Mangisi Raja Simarmata menyampaikan bahwa Penyelenggaraan ibadah haji bukan hanya persoalan perjalanan spiritual, tetapi juga menyangkut kesiapan kesehatan jemaah secara menyeluruh. 

Dalam konteks ini, Program JKN memiliki peran yang sangat strategis dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi jamaah, baik sebelum keberangkatan maupun setelah kembali ke tanah air. 

Saat ini dari total nasional lebih kurang 17 ribu jamaah haji di tahun 2026, sebanyak 90,75vpersen jamaah haji khusus merupakan Peserta JKN aktif. Untuk wilayah Provinsi Sumatera Utara, dari sekitar 105 Jemaah, sebanyak 98 jiwa atau 93,3 persen telah terlindungi JKN aktif,” jelas Mangisi.

Lebih lanjut, Mangisi menyampaikan bahwa data pemanfaatan layanan kesehatan menunjukkan kebutuhan pelayanan kesehatan jemaah tetap tinggi, baik sebelum keberangkatan maupun setelah kepulangan, dengan total pembiayaan yang signifikan.

 Hal ini menegaskan bahwa Program JKN bukan sekadar program pendukung, tetapi merupakan instrumen utama dalam menjaga kesinambungan pelayanan kesehatan jamaah haji.

Advertisement

Artikel Terkait

Pemuda Pancasila Sumut Targetkan Tanam 100.000 Pohon, Dukung Tobat Ekologi Nasional

Pemuda Pancasila Sumut Targetkan Tanam 100.000 Pohon, Dukung Tobat Ekologi Nasional

Pemuda Pancasila Sumut menargetkan tanam 100.000 pohon di seluruh daerah, mendukung tobat ekologi dan menggelar aksi sosial bagi warga.

Hingga 30 Oktober, Medan dan 23 Daerah di Sumut Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Hingga 30 Oktober, Medan dan 23 Daerah di Sumut Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

BMKG peringatkan cuaca ekstrem di Sumut hingga 30 Oktober 2026. Medan dan 23 daerah berpotensi dilanda hujan lebat.

Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumut, Ratusan Warga Terdampak dan Akses Jalan Terputus

Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumut, Ratusan Warga Terdampak dan Akses Jalan Terputus

Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah Sumut, merendam rumah, memutus akses jalan, dan mengancam warga di tengah cuaca ekstrem.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer