Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diskop UKM Perindag Medan Upayakan Perpendek Rantai Pasok agar Harga Ayam Normal

J
Penulis: Juli Rambe❯
Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag Kota Medan, Hendra Ridho Gunawan Siregar. (Dok: Hendra Ridho)
Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag Kota Medan, Hendra Ridho Gunawan Siregar. (Dok: Hendra Ridho)

Advertisement

 

MEDAN, SUMUT POS- Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kota Medan, Hendra Ridho Gunawan Siregar, menegaskan pihaknya terus berupaya menekan harga daging ayam di Kota Medan.

Mengingat hingga saat ini, harga ayam di Kota Medan berkisar Rp46.000 hingga Rp47.000/kg. Bahkan beberapa waktu yang lalu, harga ayam di Kota Medan mencapai lebih dari Rp50.000/kg.

Advertisement

"Berbagai upaya sudah kita lakukan. Bukan hanya melakukan peninjauan ke pasar-pasar dan melakukan kegiatan pasar murah, tetapi juga upaya-upaya lainnya," ucap Hendra Ridho kepada Sumut Pos, Sabtu (12/9/2026).

Dikatakan Kadiskop UKM Perindag Kota Medan yang akrab disapa Ridho itu, permasalahan mahalnya harga daging ayam di Kota Medan tidak dapat diselesaikan hanya dari hilir. Akan tetapi, permasalahan ini harus ditinjau mulai dari hulu untuk dapat melihat rentetan permasalahan yang sebenarnya terjadi.

Advertisement

"Jadi kita sudah tracking masalahnya, mulai dari hulu sampai ke hilir. Alhamdulillah, kita sudah temukan beberapa permasalahan yang terjadi dan disinyalir menjadi penyebab tingginya harga daging ayam," ujarnya.

Menurut Ridho, adapun salah satu penyebab mahalnya harga daging ayam di Kota Medan, yakni karena panjangnya pendistribusian daging ayam mulai dari peternak hingga sampai ke meja-meja pedagang daging ayam pada pasar-pasar tradisional di Kota Medan.

"Jadi kalau kita telusuri, itu dari peternak sampai ke pedagang di pasar, rantai pasoknya terlalu panjang. Panjangnya rantai pasok inilah yang membuat harga daging ayam menjadi tinggi di tingkat pedagang eceran di pasar-pasar," katanya.

Ridho mengungkapkan, pihaknya telah mendatangi sejumlah produsen daging ayam yang biasa menjadi pemasok daging ayam di Kota Medan. Berdasarkan penelusurannya, sejatinya peternak menjual ayam dengan harga di bawah Rp30 ribu/kg. Akan tetapi, harga daging ayam yang dijual di meja-meja pedagang di pasar-pasar bisa mencapai Rp54 ribu/kg.

"Karena rantai pasok dari peternak hingga pedagang terlalu panjang, harga ayam yang sampai ke meja pedagang menjadi jauh lebih tinggi dari harga dari peternak. Itu salah satu kunci masalahnya," ungkapnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Tindaklanjut Aspirasi APPSI, Komisi A dan B DPRD Sumut Ultimatum Produsen Daging Ayam

Tindaklanjut Aspirasi APPSI, Komisi A dan B DPRD Sumut Ultimatum Produsen Daging Ayam

Komisi A dan B DPRD Sumut memberikan ultimatum kepada produsen ayam agar harga diturunkan.

Harga Ayam Rp48 Ribu dan Beras Premium Tembus Rp16.700 per Kilogram

Harga Ayam Rp48 Ribu dan Beras Premium Tembus Rp16.700 per Kilogram

Pemko Pematangsiantar sidak pasar, pantau harga ayam Rp48 ribu dan beras premium hingga Rp16.700 per kilogram.

TPID Sumut Harga Daging Ayam Naik karena Kenaikan di Tingkat Peternak

TPID Sumut Harga Daging Ayam Naik karena Kenaikan di Tingkat Peternak

TPID Sumut turun langsung ke pasar tradisional untuk mengecek harga dan ketersediaan stok pangan dan barang penting.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer