Toko Ria Busana di Jalan Gatot Subroto Medan, kembali terbakar ketiga kalinya, Rabu (12/10/2016).
MEDAN, SUMUTPOS.CO - Toko Ria Busana yang terletak di Jalan Gatot Subroto No 27, Kecamatan Medan Petisah, kembali terbakar. Dalam tiga bulan terakhir, toko itu sudah tiga kali terbakar.
Anehnya, peristiwa kebakaran yang tak menimbulkan korban jiwa ini, namun mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah itu, terjadi tiap Rabu.
Sekadar diketahui, pertama kali peristiwa kebakaran terjadi Rabu 17 Agustus 2016. Kedua, Rabu 7 September 2016 dan terakhir Rabu 12 Oktober 2016 pagi, kemarin.
Informasi dihimpun, api pertama kali muncul dari lantai dua ruko yang menjual pakaian tersebut sejak pukul 06.00 WIB. Warga yang melihat kebakaran itu, kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kota Medan.
Sementara, sejumlah warga lainnya berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Lantaran banyak material yang mudah terbakar seperti kain, membuat warga kesulitan memadamkan api yang berkobar. Alhasil, api yang diduga berasal dari lantai dua ini, menjalar ke lantai tiga ruko tersebut.
Tak lama berselang, sekitar lima unit mobil pemadam kebakaran datang, untuk memadamkan si jago merah. "Sekitar jam setengah 6 pagi kejadiannya," kata Arpan (29), warga sekitar yang menyaksikan kebakaran tersebut.
Hal yang sama dikatakan personel Polsek Medan Baru, Bripka Eko yang bertugas menjaga lokasi tersebut "Tadi subuh (kemarin,Red) sudah terbakar, saya juga tidak tahu pastinya. Tapi itu tadi keterangan warga," kata Bripka Eko di lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran terus berjibaku memadamkan api dari ruko berlantai empat tersebut. Sekitar satu jam berselang, akhirnya api berhasil dijinakkan. Pascakejadian, petugas Polsekta Medan Baru memasang 'garis polisi' sekaligus menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran yang disebut-sebut karena hubungan arus pendek listrik (korslet).
Namun ada yang aneh dari insiden tersebut, petugas pemadam kebakaran menemukan batangan besi di lantai atas gedung Ria Busana yang terbakar. ”Besi itu sengaja ditempatkan agar orang yang berada di dalam gedung bisa melompat ke gedung sebelah yang tidak terbakar. Bahkan dua orang sudah diamakan, coba cek ke polisi,” ujar salah seorang petugas pemadam yang tidak mau namanya disebutkan kepada Sumut Pos.
Kapolsekta Medan Baru Kompol Roni Bonnic membenarkan ada dua orang diperiksa terkait kebakaran toko Ria Busana. "Benar ada kita periksa dua orang. Mereka itu penjaga toko di sana (Ria Busana,Red). Status mereka masih sebatas saksi," jawab Ronni.
Wakapolsek Medan Baru, AKP M Simaremare yang ditemui juga menaruh curiga terkait kebakaran gedung Ria Busana. "Kami juga bertanya-tanya, ada apa ini (kebakaran Ria Busana,Red) selama saya di sini menjabat, sudah tiga kali terjadi kebakaran. Apa dibakar atau sengaja dibakar," ungkapnya Simaremare heran.
KESALAHAN INSTALASI
Humas PLN Sumut Mustafrizal, mengatakan hubungan arus pendek memang bisa menjadi penyebab kebakaran. Namun, hal itu terjadi bukan karena kesalahan dari pihak PLN.
"Hubungan arus pendek terjadi karena instalasi listrik pengguna yang tidak layak. Misalnya Daya PLN yang terpasang besar tapi kabel instalasi di dalam rumah tidak layak, tak mampu mengalirkan daya yang besar. Hasilnya kabel panas dan terbakar," ujar Mustafrizal kepada Sumut Pos.
Masih menurut Mustafrizal, hubungan arus pendek juga bisa terjadi ketika pelanggan PLN tidak memasang Miniature Circuit Breaker (MCB) pada instalasi listriknya. "Nah, fungsi MCB untuk membatasi daya yang dipakai. Tapi kasus yang terjadi kebanyakan kita dapati, tidak ada MCB yang terpasang mulai dari meteran listrik pelanggan, tentunya arus yang terpakai akhirnya besar dan ini juga pemicu hubungan arus pendek," ungkapnya.
Untuk itu Mustafrizal mengimbau kepada pelanggan pengguna listrik PLN untuk benar-benar memerhatikan instalasi listrik di rumahnya. "Jadi intinya, hubungan arus pendek itu terjadi karena kelalaian pelanggan sendiri," pungkas Mustafrizal. (ted/mag-1/ila) Editor : Admin-1 Sumut Pos