MEDAN, Sumutpos.jawapos.com – Rumah Sakit Umum (RSU) Mitra Sejati Medan menerima penghargaan Platinum Award Excellence in Stroke Patient Care dari World Stroke Organization (WSO) Angels.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh perwakilan WSO Angels, dr Heni Oktaviani, dan diterima langsung Direktur RSU Mitra Sejati Medan dr Elvida Sulistiana Sinaga, MKM, MHKes, SpKKLP dalam acara seremoni di RSU Mitra Sejati Medan, Senin (16/2/2026).
Penghargaan dari World Stroke Organization (WSO) yang menilai mutu penanganan stroke di seluruh dunia ini menjadi bukti komitmen RSU Mitra Sejati Medan dalam memberikan pelayanan stroke yang cepat, tepat, dan berstandar internasional.
Berdasarkan acuan WSO Angels Awards, RSU Mitra Sejati Medan dinilai unggul dalam kecepatan penanganan stroke melalui protokol internasional Door-to-Needle, ketepatan dalam pemeriksaan dan diagnosis stroke, pencatatan medis yang terstruktur, kelengkapan perawatan selama pasien dirawat, serta ketepatan pengobatan untuk pemulihan dan pencegahan stroke berulang.
Direktur RSU Mitra Sejati Medan dr Elvida Sulistiana Sinaga, MKM, MHKes, SpKKLP menyampaikan, penghargaan ini diraih karena melalui pelaporan yang baik serta kerja sama seluruh tim, RSU Mitra Sejati akhirnya mampu meraih penghargaan hingga kategori Platinum.
Bahkan, pada Q2 (Quarter 2) atau kuartal kedua dan Q3 (Quarter 3) atau kuartal ketiga mendapat Platinum.
“Ini menjadi kebanggaan luar biasa bagi kami. Ternyata dengan pelaporan, jerih payah, kebersamaan dan kerja bareng mulai dari dokter spesialis, radiologi, laboratorium, akhirnya kita bisa mendapatkan penghargaan langsung Platinum. Bahkan pada Q2 dan Q3 juga meraih Platinum,” ujar dr Elvida.
Menurutnya, tidak mudah memperoleh kategori Platinum karena harus memenuhi ketepatan waktu sesuai standar yang ditetapkan. Jika capaian waktu tidak sesuai, maka penghargaan tidak dapat diraih.
Ia mengapresiasi seluruh tim yang telah bekerja maksimal hingga RSU Mitra Sejati Medan mampu meraih penghargaan tersebut.
“Kita harus lebih semangat lagi karena di atas Platinum masih ada penghargaan tertinggi yakni Diamond. Selangkah lagi kita bisa meraih Diamond. Ayo semangat untuk mendapatkan Diamond,” pungkasnya penuh semangat.
Sementara itu, perwakilan WSO Angels dr Heni Oktaviani mengapresiasi perjuangan RSU Mitra Sejati Medan sejak awal dalam membangun sistem layanan stroke.
“Stroke tidak bisa ditangani sendirian. Butuh dukungan keluarga, teman, serta tenaga medis dari IGD karena kita mengejar waktu. Terapi trombolisis memiliki batas waktu 4,5 jam, beberapa rumah sakit bisa sampai 6 jam, di atas itu sudah tidak bisa dilakukan dan perlu terapi lain. Ini patut sangat diapresiasi,” ujar dr Heni.
Ia berharap RSU Mitra Sejati bisa pmempertahankan penghargaan ini dan meraih penghargaan yang lebih tinggi sehingga rumah sakit ini benar-benar bertaraf internasional dalam pelayanan penyakit stroke.
Mewakili Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Rina Tirta Mayasari menyebut penghargaan tersebut sebagai momen bersejarah bagi RSU Mitra Sejati Medan. Ia berharap capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan, tidak hanya pada pelayanan stroke tetapi juga pada layanan penyakit lainnya.
Sebelumnya, DR dr Alfansuri Kadri SpN(K) dalam paparannya mengenai penyakit stroke. Kata dia, kata kunci utama penanganan stroke adalah waktu, dengan target ideal 45 menit, bahkan beberapa rumah sakit mampu mencapai 30 menit.
dr Alfansuri memaparkan, stroke merupakan kasus terbanyak kedua di dunia setelah penyakit jantung. Setiap tiga detik terjadi satu kasus stroke.
Bahkan, lanjutnya, dalam periode 1999 hingga 2016, satu dari empat orang berisiko mengalami stroke. Pada study ilmiah, sebanyak 63 persen kasus stroke terjadi pada usia di bawah 70 tahun.
“Karena itu, hati-hati dengan faktor risiko seperti lingkar perut yang terlalu besar, obesitas, kurang olahraga, dan stres. Dalam 17 tahun terakhir, penyakit stroke meningkat hingga 50 persen. Dari survei penelitian, kasus juga banyak terjadi pada wanita dibanding laki-laki,” paparnya.
Sekadar diketahui, WSO Angels Awards merupakan program global yang bertujuan meningkatkan kualitas penanganan stroke di seluruh dunia. Penilaian dalam program ini mengacu pada tiga indikator utama, yakni kecepatan diagnosis, ketepatan pengobatan, dan efektivitas rehabilitasi pasien stroke.
Penghargaan WSO diberikan kepada rumah sakit yang menunjukkan komitmen jelas terhadap perawatan stroke berkualitas serta menerapkan budaya kerja dan sistem prosedur tetap guna mendukung perbaikan layanan stroke secara berkelanjutan. (ila)
Editor : Johan Panjaitan