Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Update Harga BBM Pertamina November 2025: Pertamax Stabil, Solar Premium Melonjak

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
ILUSTRASI: Kendaraan roda empat isi bbm di SPBU. (FREEPIK)
ILUSTRASI: Kendaraan roda empat isi bbm di SPBU. (FREEPIK)

JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com-PT Pertamina (Persero) kembali menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 1 November 2025. Penyesuaian kali ini mencatat adanya kenaikan pada jenis solar berkualitas tinggi seperti Pertamina Dex dan Dexlite, sementara harga bensin Pertamax dan Pertamax Turbo masih bertahan.


Advertisement

Di wilayah Jawa hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), harga Pertamina Dex (CN 53) naik menjadi Rp 14.200 per liter dari sebelumnya Rp 14.000, dan Dexlite (CN 51) meningkat menjadi Rp 13.900 per liter dari Rp 13.700.

Sedangkan untuk produk Pertamax (RON 92) tetap di Rp 12.200 per liter, dan Pertamax Turbo (RON 98) masih dibanderol Rp 13.200 per liter.

Penyesuaian harga ini dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang memperbarui formula perhitungan harga jual eceran BBM jenis bensin dan solar di dalam negeri.

Advertisement

Daftar Harga BBM Pertamina per 1 November 2025

Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, dan Yogyakarta

-Pertamax Turbo: Rp 13.100
-Pertamax Green: Rp 13.000
-Pertamax: Rp 12.200
-Pertamina Dex: Rp 14.200
-Dexlite: Rp 13.900

Advertisement

Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Bangka Belitung, Lampung

-Pertamax: Rp 12.500
-Pertamax Turbo: Rp 13.400
-Dexlite: Rp 14.200
-Pertamina Dex: Rp 14.500

Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau

- Pertamax: Rp 12.800
- Pertamax Turbo: Rp 13.700
- Dexlite: Rp 14.500
- Pertamina Dex: Rp 14.800

Kalimantan dan Sulawesi

- Pertamax: Rp 12.500
- Pertamax Turbo: Rp 13.400
- Dexlite: Rp 14.200
- Pertamina Dex: Rp 14.500

-Kalimantan Selatan

- Pertamax: Rp 12.800
- Pertamax Turbo: Rp 13.700
- Dexlite: Rp 14.500
- Pertamina Dex: Rp 14.800

Maluku, Papua, dan Papua Barat

- Pertamax: Rp 12.500
- Pertamax Turbo: Rp 13.400
- Dexlite: Rp 14.200
- Pertamina Dex: Rp 14.500

Stabilitas Harga dan Faktor Global

Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini turut dipengaruhi oleh dinamika harga minyak dunia serta nilai tukar rupiah. Meski begitu, Pertamina tetap menahan harga Pertamax agar daya beli masyarakat tidak terlalu tertekan, terutama menjelang akhir tahun.

Dengan kebijakan ini, masyarakat diharapkan tetap bisa menikmati BBM berkualitas tinggi dengan harga kompetitif, sejalan dengan komitmen pemerintah menjaga keseimbangan antara stabilitas energi dan ekonomi nasional.(jpc/han)

Advertisement

Artikel Terkait

509 Sumur Minyak Langkat Siap Dikelola Secara Resmi

509 Sumur Minyak Langkat Siap Dikelola Secara Resmi

509 sumur minyak masyarakat di Langkat terverifikasi. Hasilnya dilaporkan ke Menteri ESDM untuk pengelolaan resmi.

Asap Kawah Gunung Sinabung Capai 1.000 Meter, Status Level III Siaga

Asap Kawah Gunung Sinabung Capai 1.000 Meter, Status Level III Siaga

Gunung Sinabung masih berstatus Siaga. Asap kawah mencapai 1.000 meter, warga diminta waspada dan mematuhi zona bahaya.

Antrean BBM di SPBU Medan Mulai Normal, Disperindag ESDM Sumut: Distribusi Berangsur Stabil

Antrean BBM di SPBU Medan Mulai Normal, Disperindag ESDM Sumut: Distribusi Berangsur Stabil

Antrean BBM di sejumlah SPBU Medan mulai normal. Disperindag ESDM Sumut menyebut distribusi berangsur stabil dan mengimbau masyarakat tetap

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer