Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Utang Pinjol Masyarakat Indonesia Melonjak, Tembus Rp90,99 Triliun

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
ILUSTRASI: Utang pinjol masyarakat Indonesia alami peningkatan.( FREEPIK)
ILUSTRASI: Utang pinjol masyarakat Indonesia alami peningkatan.( FREEPIK)

JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja positif industri fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman online (pinjol) sepanjang 2025. Hingga September 2025, outstanding pembiayaan sektor ini mencapai Rp 90,99 triliun, naik 22,16 persen secara tahunan (year on year/yoy).


Advertisement

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Lainnya (PMVL) OJK Agusman mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan masih tingginya permintaan pembiayaan digital di masyarakat.

“Outstanding pembiayaan pada industri pinjaman daring (Pindar) per September 2025 tumbuh 22,16 persen yoy, dengan nominal sebesar Rp 90,99 triliun,” ujar Agusman dalam konferensi pers daring, dikutip Minggu (9/11).

Namun, OJK juga mencatat peningkatan risiko kredit macet (TWP90) menjadi 2,82 persen, naik dari 2,60 persen pada Agustus 2025.

Advertisement

Selain itu, hingga saat ini masih terdapat 3 dari 145 perusahaan pembiayaan dan 8 dari 95 penyelenggara pinjaman daring yang belum memenuhi kewajiban ekuitas minimum, masing-masing sebesar Rp 100 miliar dan Rp 12,5 miliar.(jpc/han)

Advertisement

Artikel Terkait

Gen Z dan Milenial Paling Banyak Menunggak Pinjol, OJK Soroti Risiko Gaya Hidup Konsumtif

Gen Z dan Milenial Paling Banyak Menunggak Pinjol, OJK Soroti Risiko Gaya Hidup Konsumtif

OJK mengungkap Generasi Z dan milenial menjadi kelompok usia dengan tunggakan pinjaman online tertinggi di Indonesia. Fenomena ini memicu so

Pinjol Ilegal Mengganas, Satgas PASTI Terima 25.875 Laporan dalam 7 Bulan

Pinjol Ilegal Mengganas, Satgas PASTI Terima 25.875 Laporan dalam 7 Bulan

Satgas PASTI menerima 25.875 laporan aktivitas keuangan ilegal sepanjang Januari-Juli 2026, mayoritas terkait pinjol ilegal.

1.300 Warga Medan Labuhan Dicoret dari Penerima Bansos karena Pinjol dan Judol

1.300 Warga Medan Labuhan Dicoret dari Penerima Bansos karena Pinjol dan Judol

1.300 warga Medan Labuhan dicoret dari penerima bansos karena terdata terkait pinjol dan judol, terungkap saat Sosper Muslim Harahap.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer