Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Menhub Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Redaksi • Senin, 23 Maret 2026 | 19:23 WIB

Menhub imbau agar pemudik menghindari puncak arus balik Lebaran 2026. (Instagram @oppal_id)
Menhub imbau agar pemudik menghindari puncak arus balik Lebaran 2026. (Instagram @oppal_id)

sumutpos.jawapos.com – Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengimbau masyarakat untuk menghindari periode puncak arus balik Lebaran 2026 guna mengurangi kepadatan lalu lintas dan meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Dilansir dari Instagram @pandemictalks, Senin (22/3/2026), berdasarkan data dari Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), puncak arus balik diprediksi terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan jumlah kendaraan yang melintas diperkirakan menembus lebih dari 285 ribu unit. Angka ini bahkan lebih tinggi dibandingkan puncak arus mudik sebelumnya yang mencapai sekitar 270 ribu kendaraan.

Selain tanggal tersebut, pemerintah juga memprediksi lonjakan arus balik kembali terjadi pada 28 dan 29 Maret 2026. Oleh karena itu, pemudik diminta untuk mengatur jadwal kepulangan agar tidak bersamaan di waktu-waktu krusial tersebut.

Menhub menyarankan masyarakat untuk kembali lebih awal, yakni pada 23 Maret, atau memanfaatkan periode 25–27 Maret dengan skema Work From Anywhere (WFA) yang dianjurkan pemerintah. Langkah ini dinilai efektif untuk mendistribusikan arus kendaraan agar tidak menumpuk dalam satu waktu.

“Dengan menghindari puncak arus balik, distribusi lalu lintas akan lebih merata sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman dan aman,” ujar Dudy.

Sebagai upaya mengurai kemacetan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk turut memberikan insentif berupa diskon tarif tol sebesar 30 persen pada 26–27 Maret 2026 di sejumlah ruas tol. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong pemudik memilih waktu perjalanan di luar puncak arus balik.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan matang, memanfaatkan informasi lalu lintas terkini, serta tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan kembali ke kota asal.

Imbauan ini langsung menuai beragam respons dari warganet di media sosial.

“Kalau bisa milih, semua juga mau hindari puncak. Masalahnya cuti terbatas,” tulis salah satu netizen.

“WFA enak buat yang kerja kantoran, yang kerja lapangan gimana?” komentar akun lainnya.

Ada juga yang mendukung kebijakan tersebut. “Bagus sih, setidaknya dikasih opsi dan diskon tol juga lumayan bantu,” ujar warganet.

Baca Juga: Bikin Kaget! 12 Zodiak Ini Bisa Diam-Diam Cinta Bertahun-Tahun, Nomor 1 Paling Setia Tapi Tak Pernah Ngaku

“Yang penting info jelas dari awal, jadi bisa atur jadwal pulang,” timpal netizen lain.

Sebagian netizen juga menyoroti pentingnya manajemen lalu lintas di lapangan. “Selain imbauan, rekayasa lalu lintasnya juga harus maksimal biar nggak numpuk,” tulis komentar lainnya.(lin)

Editor : Redaksi
#menhub #arus balik #mudik #jasamarga #lebaran 2026