Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kejutan! PSMS Bungkam Persiraja di Banda Aceh

Juli Rambe • Senin, 19 Januari 2026 | 14:19 WIB
PSMS: Ekspresi para pemain PSMS setelah menjebol gawang Persiraja, Minggu (18/1/2026) malam. (Dok: MO PSMS)
PSMS: Ekspresi para pemain PSMS setelah menjebol gawang Persiraja, Minggu (18/1/2026) malam. (Dok: MO PSMS)

 

MEDAN, SUMUT POS- PSMS Medan tampil luar biasa saat mengalahkan tuan rumah Persiraja Banda Aceh dengan skor 2-1 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025-2026 di Stadion H. Dhimurtala, Lampineung, Banda Aceh, Minggu (18/1/2026) malam. Kemenangan ini pun menghadirkan sejumlah catatan.

Dari awal pertandingan ini berjalan seru. Persiraja yang bermain di hadapan pendukungnya berusaha untuk unggul terlebih dahulu melalui tekanan intens.

Usaha Persiraja akhirnya membuah hasil pada menit ke-34 melalui gol pemain asing Juan Mera Gonzales.

Tertinggal satu gol, PSMS pun berbalik menekan pertahanan Persiraja. Tim Ayam Kinantan akhirnya menyamakan kedudukan di injury time babak pertama melalui Dani Sahputra.

Gol tersebut sempat dianulir karena asisten wasit mengangkat bendera tanda off side. Namun setelah cek VAR, gol tersebut sah. Babak pertama berakhir imbang 1-1.

Pada babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. PSMS akhirnya berbalik unggul setelah menambah gol melalui Adlin Cahya di menit ke-59. 

Berhasil unggul membuat PSMS mencoba bermain tenang. Sedangkan Persiraja terus berusaha mencetak gol penyama. Namun hingga akhir pertandingan, PSMS tetap unggul 2-1.

Hasil ini membuat PSMS memutus rekor buruk tidak pernah menang di kandang Persiraja dalam tiga kunjungan terakhir. Selain itu, PSMS berhasil menjadi tim pertama yang menang di kandang Persiraja pada musim ini.

Tambahan tiga angka membuat PSMS naik ke peringkat lima klasemen sementara dengan koleksi 23 poin. Sedangkan Persiraja harus turun ke posisi keenam dengan poin yang sama.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang mampu tampil solid meski bermain di kandang lawan.

“Alhamdulillah, tidak mudah main di Aceh. Persiraja tim bagus, pemainnya lengkap dengan pemain asing. Target awal kami mencuri poin, Alhamdulillah malah dapat tiga poin. Apresiasi buat tim, terutama pemain,” ujar Eko usai pertandingan.

Dia menambahkan bahwa persiapan matang dan disiplin menjalankan instruksi menjadi kunci kebangkitan PSMS setelah sempat tertinggal.

“Kami sudah persiapkan dengan matang. Walaupun tadi Persiraja unggul dulu, pemain tidak panik, tidak cepat hilang bola. Itu kunci utama. Semua pemain, termasuk debutan, berkontribusi besar karena mereka paham strategi dan filosofi permainan,” katanya.

Atmosfer panas pertandingan juga menjadi tantangan tersendiri bagi PSMS. Dukungan penuh suporter tuan rumah membuat tensi laga meningkat. Namun kata Eko, atmosfer dukungan untuk tim tuan rumah malah menambah semangat skuat PSMS yang datang sebagai tamu.

Eko menilai kepemimpinan wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, berjalan adil pada laga ketat tersebut.

“Wasit netral, tidak memihak. Keputusan-keputusannya menurut saya adil untuk kedua tim,” tegasnya.

Sementara itu, pemain PSMS Medan Zaki Alim menegaskan kemenangan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim.

“Kami semua kerja keras untuk ambil poin di kandang lawan. Semua pemain menjalankan taktik dari pelatih dengan baik, dan hasilnya bisa kami bawa pulang,” ujarnya. (dek/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#psms medan #Pegadaian Championship 2025 2026 #persiraja banda aceh #PSMS Menang