PALUTA, Sumutpos.jawapos.com– Deru mesin dan kepulan debu membelah langit Desa Batang Baruhar Jae, menandai dimulainya PMII Cup 1 Grasstrack Motocross & Becakcross 2026, Sabtu (28/3/2026). Bertempat di sirkuit non-permanen di kawasan persiapan Mapolres Padang Lawas Utara, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan pernyataan tegas tentang kapasitas mahasiswa dalam menghadirkan karya nyata di ruang publik.
Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari ini resmi dibuka Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap. Kehadirannya menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap gerakan kepemudaan yang produktif dan terarah.
Baca Juga: Aktivitas Penerbangan Kualanamu Meningkat, Dishub Sumut Waspadai Lonjakan Transportasi Darat
Dalam sambutannya, Basri menilai kegiatan ini sebagai lebih dari sekadar adu kecepatan. Ia melihatnya sebagai ruang pembinaan bakat sekaligus kanal penyaluran energi generasi muda ke arah yang positif dan terorganisir.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten, kami mengapresiasi setinggi-tingginya inisiatif PC PMII Paluta. Ini langkah konkret dalam menyediakan ruang bagi anak muda menyalurkan hobi otomotif secara sehat dan terarah,” ujarnya di hadapan ratusan penonton yang memadati lintasan.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa event seperti ini juga memiliki efek berantai terhadap perekonomian lokal. Kehadiran penonton, pelaku usaha, hingga pelaku UMKM di sekitar arena menjadi bukti bahwa olahraga dapat berkelindan dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Di sisi lain, kejuaraan yang berada di bawah naungan IMI Sumatera Utara ini juga memuat pesan ideologis yang kuat. Ketua PC PMII Paluta, Hoirul Umam Harahap, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah jawaban atas stigma yang kerap meragukan peran mahasiswa di luar ruang akademik.
“Ini murni karya PMII. Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa mampu mengelola event besar dan hadir di berbagai sektor, termasuk otomotif. Ini bukan sekadar kegiatan, tapi penegasan kapasitas intelektual yang diwujudkan di lapangan,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi garis tegas bahwa mahasiswa tidak hanya hidup dalam diskursus, tetapi juga mampu membumikan gagasan menjadi aksi konkret yang berdampak luas.
Baca Juga: Mobilitas Laut Melonjak, 40 Ribu Penumpang Padati Terminal Bandar Deli Belawan
Pembukaan kejuaraan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting daerah, mulai dari anggota DPRD Paluta, unsur TNI-Polri, Kementerian Agama, hingga jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menambah legitimasi sekaligus menunjukkan besarnya perhatian terhadap perkembangan olahraga otomotif di wilayah tersebut.
Di atas lintasan tanah yang menantang, para pembalap lokal dan regional bersaing menunjukkan kemampuan terbaiknya. Namun lebih dari itu, PMII Cup 1 menjadi simbol kebangkitan—bahwa dari daerah, dari tangan mahasiswa, lahir inisiatif yang mampu menggerakkan olahraga, ekonomi, dan kepercayaan diri generasi muda.
Ajang ini diharapkan menjadi titik awal bagi lahirnya event-event serupa di masa mendatang, sekaligus memperkuat posisi Padang Lawas Utara sebagai salah satu simpul baru perkembangan olahraga ekstrem di Sumatera Utara.(mag-12/han)
Editor : Johan Panjaitan