Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

104.426 Siswa Sumut Nikmati Program Bersekolah Gratis

J
Penulis: Juli Rambe❯
DINAS : Temu Pers bersama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kegiatan ini difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut yang berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponengoro Nomor 30 Medan, Rabu(16/9/2026).(Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut)
DINAS : Temu Pers bersama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kegiatan ini difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut yang berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponengoro Nomor 30 Medan, Rabu(16/9/2026). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut)

Advertisement

 

MEDAN, SUMUT POS- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) telah menyalurkan anggaran Rp49,5 miliar lebih untuk Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Sumatera Utara melalui Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) sepanjang 2026. 

Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Terang Dewi Susanti Ujung mengatakan program tersebut telah memberikan manfaat kepada 104.426 siswa di 293 SMA/SMK/SLB Negeri yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Sumut.

Advertisement

“Progres pelaksanaan program PHTC di tahun 2026 sudah menyalurkan anggaran sebesar Rp49.533.330.000 ke 10 kabupaten/kota di Sumut. Jumlah penerima manfaat program ini sebanyak 293 sekolah dan 104.426 siswa,” ujar Terang dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Rabu (16/9/2026).

Dijelaskan Terang, Program PUBG membebaskan biaya SPP siswa berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 21 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Dana Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan pada SMA/SMK/SLB Negeri yang telah disahkan pada Juni 2026.

Advertisement

“Dana PUBG yang diterima 10 kabupaten/kota, terdiri dari 5 daerah di Kepulauan Nias dan 5 di daerah terdampak bencana,” jelas Terang.

Dinas Pendidikan Sumut telah melakukan sosialisasi kepada seluruh sekolah penerima manfaat dana PUBG pada tahun ajaran baru 2026. Pelaksanaan program tersebut akan berjalan efektif mulai Oktober 2026.

Selain penyaluran anggaran, Disdik Sumut juga melakukan pendampingan dalam penyusunan rencana kegiatan sekolah. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari proses penginputan, pencairan dana hingga pengawasan pelaksanaan program.

Program PUBG akan terus dilanjutkan hingga 2029 dengan cakupan penerima manfaat yang diperluas secara bertahap. 

Pada 2027, selain Kepulauan Nias dan lima daerah terdampak bencana, penerima manfaat akan ditambah di wilayah Pantai Barat. Selanjutnya, pada 2028 diperluas ke wilayah Pantai Timur dan pada 2029 mencakup daerah Dataran Tinggi.

Advertisement

Artikel Terkait

BRIN Kembangkan Sepatu Karet Lokal Rp75 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat

BRIN Kembangkan Sepatu Karet Lokal Rp75 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat

BRIN kembangkan sepatu karet lokal seharga mulai Rp75 ribu untuk siswa Sekolah Rakyat, sebagai inovasi riset yang bermanfaat bagi masyarakat

Sekolah Rakyat Kekurangan 90 Ribu Guru Agama, Kemenag Petakan Solusi agar Program Tetap Optimal

Sekolah Rakyat Kekurangan 90 Ribu Guru Agama, Kemenag Petakan Solusi agar Program Tetap Optimal

Kemenag mengungkap Sekolah Rakyat masih kekurangan 90 ribu guru agama. Pemerintah menyiapkan solusi agar program tetap berjalan optimal.

Zulkarnaen S.K.M : Sekolah Rakyat Wujud Nyata Keadilan Sosial

Zulkarnaen S.K.M : Sekolah Rakyat Wujud Nyata Keadilan Sosial

Zulkarnaen SKM sebut sekolah rakyat sebagai bentuk keadilan bagi rakyat. Dan kepedulian terhadap pendidikan anak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer