Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Angkat Tema Jelajah Nusantara, 1.892 Lulusan Unpab Diwisuda Dalam Tiga Hari

Johan Panjaitan • Selasa, 23 Desember 2025 | 08:00 WIB
WISUDA UNPAB: Dr. H. Muhammad Isa Indrawan M.M bersama senat universitas pada kegiatan wisuda Unpab, Senin (22/12).(Istimewa/Sumut Pos)
WISUDA UNPAB: Dr. H. Muhammad Isa Indrawan M.M bersama senat universitas pada kegiatan wisuda Unpab, Senin (22/12).(Istimewa/Sumut Pos)

Sumutpos.jawapos.com-Universitas Pembangunan Pancabudi (Unpab) menggelar wisuda bagi 1.892 lulusan diploma, sarjana dan pascasarjana di Regale International Convention Medan. Wisuda ke-75 dipimpin Rektor Unpab Dr. H. Muhammad Isa Indrawan M.M.

Wisuda digelar selama tiga hari ini mengangkat tema: Jelajah Nusantara. Wisuda dihadiri senat Unpab, pengurus Yayasan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya. Hadir juga mitra Unpab diantaranya dari Kodam I Bukit Barisan, Lanud Suwondo, Pemko Tebingtinggi, PLN Sumut, BSI, Bank Sumut.

Kemudian hadir juga sejumlah guru besar dan lektor kepala dari sejumlah perguruan tinggi ternama di Malaysia, kepala SMA dari Binjai, Langkat dan Medan, media massa serta keluarga wisudawan/wisudawati dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan ini sejumlah tokoh termasuk Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A, Ph.D dan alumni menyampaikan apresiasi terhadap Unpab yang merupakan perguruan tinggi ternama dari Sumut berakreditasi unggul.

Rektor Unpab Dr. H. Muhammad Isa Indrawan M.M mengatakan bahwa perguruan tinggi yang dipimpinnya yang berusia 64 tahun juga telah banyak mengukir prestasi terbaik. Baik yang diraih mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan Unpab, baik ditingkat nasional dan internasional.

Dr. H. Muhammad Isa Indrawan M.M mengemukakan wisuda merupakan puncak dari sebuah proses pendidikan tinggi yang diikuti para mahasiswa.

Rektor juga mengatakan bahwa Indonesia memiliki ribuan pulau dan ratusan suku bangsa yang hidup dalam harmonis. Betapa kaya sumber daya dan kearifan lokal dari Sabang hingga Merauke yang mendorong inovasi kependidikan. "Ini harus kita optimalkan dalam pembangunan," pesannya.

Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Sumut ini menegaskan bahwa jelajah nusantara berfungsi sebagai media pembelajaran nyata. Terutama dalam aspek wawasan kebangsaan, pemahaman budaya dan pengembangan karakter. "Kita tidak boleh tinggal diam. Kekayaan sumber daya alam kita begitu hebat. Wujudkan cita-cita para pendiri bangsa untuk masa depan lebih cerah," tegasnya. (dmp)

Editor : Johan Panjaitan
#diploma #UNPAB #pascasarjana #wisuda